Demokrat Sentil Klaim Megawati Tentang Presiden Petugas Partai



SUMBARNET.COM - Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Demokrat, Benny Kabur Harman, menyinggung pernyataan Ketum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, yang menyatakan bahwa Presiden RI adalah petugas partai.


Dilansir dari CNN Indonesia dalam konteks pernyataan Megawati, menurutnya, presiden yang terpilih pasti akan berkonsentrasi serta menjalankan visi dan misi partai politik pengusungnya.


"Saya sebetulnya sangat setuju dengan pandangan dengan yang terhormat Ibu Megawati yang pernah menyampaikan presiden itu tugas partai. Dalam konteks semacam itu partai politik kekuatan rakyat, partai politik yang mengusung seorang calon presiden," kata Benny dalam diskusi publik HUT ke-20 Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Senin (30/8).


"Kalau sudah terpilih, pasti dia konsentrasi dengan partai politiknya. Sebagai petugas partai, dia akan menjalankan visi dan misi partainya," imbuhnya.


Dia menerangkan, kondisi tersebut merupakan sistem politik dan sistem demokrasi yang dianut Indonesia saat ini. Menurutnya, tugas presiden sama seperti anggota legislatif terpilih yakni berkomunikasi dan berkonsultasi dengan partai politik pengusung.


"Presiden dalam mengajukan nama duta besar pasti akan konsultasi dengan partai politiknya, tidak mungkin tidak, dan sebagainya," ujar Benny.


Berangkat dari itu, ia mengingatkan, reformasi atau tata kelola partai politik yang baik perlu dilakukan agar partai politik mengutamakan kepentingan rakyat. Menurutnya, partai politik harus bisa memiliki visi dan misi yang sejalan dengan rakyat untuk menciptakan kader-kader berkualitas.


Bila tata kelola dan kualitas partai politik buruk, Benny berkata, maka pemimpin-pemimpin yang direkrut akan buruk juga.


"Misal dia pakai money politic, dia akan berusaha mengembalikan uang yang dia pakai untuk partai politik. Ini kenapa banyak menteri dan kepala daerah yang terjerat korupsi," ujar anggota Komisi III DPR RI itu.


Benny melanjutkan, partai politik harus menjadi kekuatan rakyat dan mampu memahami ide dan cita-cita negara, meluruskan masalah-masalah yang dihadapi rakyat, serta membuat agenda untuk menyelesaikan masalah-masalah rakyat.


Menurutnya, partai politik juga wajib menyiapkan kader, calon pemimpin untuk presiden, menteri, dan DPR untuk menyelesaikan masalah rakyat, untuk mencapai cita-cita negara.


Namun, Benny menilai, partai politik di Indonesia saat ini masih jauh dari ideal. Partai politik, menurutnya, sering hanya mengutamakan kehendak kelompok tertentu dan belum menjadi kekuatan rakyat.


"Rekrutmen partai politik bermasalah. Demokrasi internal partai politik belum jalan dan tidak ada transparansi dalam menentukan kebijakan. Kesadaran rakyat dengan parpol masih kurang. Kemudian masalah iuran anggota partai enggak jalan," ujar dia. (AdF/mts/gil)

0 Post a Comment:

Posting Komentar

Selamat datang di Website www.sumbarnet.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred: Firma Ragnius