JAKSA MINTA AGAR HAKIM TOLAK KEBERATAN 7 ORANG TERDAKWA KASUS ASABRI



SUMBARNET.COM - Jaksa penuntut umum (JPU) meminta agar majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta Pusat, menolak nota keberatan atau eksepsi mantan Direktur Utama PT Asuransi Sosial Bersenjata Republik (ASABRI) Mayjen (Purn) Adam Rachmat Damiri. Adam adalah satu dari delapan terdakwa perkara dugaan korupsi pengelolaan keuangan dan penempatan dana investasi pada ASABRI sepanjang 2012-2019.


Hal itu tertuang dalam sidang beragendakan tanggapan JPU terhadap eksepsi para terdakwa yang sebelumnya sudah disampaikan pada Senin, 23 Agustus 2021. Menurut JPU, keberatan Adam yang menilai jual beli saham, penempatan investasi di saham-saham, dan reksa dana merupakan pelanggaran di dunia pasar modal telah masuk ke pokok perkara. Sehingga, persidangan dibutuhkan untuk membuktikan keberatan tersebut.


"Untuk menentukan apakah perbuatan terdakwa merupakan tindak pidana korupsi atau tindak pidana pasar modal, harus dibuktikan dalam persidangan yang mulia. Ini berdasarkan alat bukti yang sah sebagaimana diatur dalam Pasal 184 Ayat 1 KUHAP," kata jaksa SB Siregar di ruang sidang, Senin, 30 Agustus 2021.


JPU yakin surat dakwaan telah disusun dengan cermat, jelas, dan lengkap. Hal ini utamanya mengenai uraian perbuatan melawan hukum serta penyalahgunaan wewenang yang dilakukan Adam selaku Direktur Utama ASABRI, sehingga menyebabkan kerugian keuangan negara.


Atas dasar tersebut, JPU meminta majelis hakim menyatakan eksepsi Adam dan kuasa hukumnya tidak diterima. Di samping itu, JPU meminta surat dakwaan dinyatakan telah disusun secara cermat, jelas, dan lengkap sesuai dengan ketentuan undang-undang dan diterima menjadi dasar pemeriksaan di muka persidangan.


"Menyatakan pemeriksaan atas nama terdakwa Mayjen (Purn) Adam Rachmat Damiri untuk dilnjutkan," ujar Siregar.


JPU juga menolak eksepsi yang diajukan enam terdakwa lainnya. Mereka adalah Letjen (Purn) Sonny Widjaya selaku mantan Direktur Utama ASABRI, Direktur Jakarta Emiten Investor Relation Jimmy Sutopo, mantan Direktur ASABRI Hari Setianto, Komisaris PT Hanson International Benny Tjokrosaputro, Komisaris Utama PT Trada Alam Minera Heru Hidayat, dan Direktur Utama PT Prima Jaringan Lukman Purnomosidi.


Hakim ketua IG Eko Purwanto mengatakan pihaknya akan menjatuhkan keputusan mengenai eksepsi para terdakwa dalam putusan sela yang akan dibacakan pada Senin, 6 September 2021.


Sumber : medcom

0 Post a Comment:

Posting Komentar

Selamat datang di Website www.sumbarnet.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred: Firma Ragnius