Diancam Akan Dibunuh, Sambar Melalui Firma Hukum Cahya Mulia Akan Lapor ke Polda Sulsel



SUMBARNET.COM - Berawal dari peliputan aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh  LSM GMBI Distrik Kabupaten Sinjai di bawah naungan GMBI Wilter Sulsel melakukan aksi unjuk rasa.


Aksi tersebut digelar dua tempat yakni di depan kantor Kejaksaan Negeri dan depan Kantor DPRD Sinjai, Kabupaten Sinjai terkait polemik dana Pinjaman Pemkab Sinjai dari Bank Sulselbar sebesar Rp 185 Milyar, pada tanggal 23 September 2021 lalu.


Seorang wartawan salah satu media online Syamsul Bahri yang akrab disapa Sambar yang berani mengangkat berita tersebut bahkan mendapat ancaman.


Ancaman yang diterima Sambar berupa teks media sosial dalam hal ini WhatsApp serta beberapa telefon misterius yang mengancam nyawa atau diancam dibunuh. 


Tidak adanya keadilan serta ancaman yg diterima terus menerus membuat Sambar melakukan perjalanan dari Sinjai Ke Makassar untuk memperoleh bantuan melalui jalur hukum. 


"Saya merasa terancam atau merasa di intimidasi di Sinjai, maka dengan itu, saya berhak mendapatkan perlindungan hukum, itu membuat saya ke Makassar" singkatnya


Bukan hanya diancam beberapa kali akun media berita online intelijen news di retas oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. 


Sesampai di makassar Sambar mengangkatkan kuasanya untuk didampingi secara hukum kepada Firma Hukum Cahaya Mulia yang diwakili oleh Didit Hariadi SH dkk.


Melalui konfrensi pers yang diadakan pada tanggal12 Oktober 2021, di Warkop Garage, jalan Nuri No.29 Kota Makassar, Sulawesi Selatan.


Pihak kuasa hukum akan melakukan pelaporan perihal pengancaman dan kebebasan pers di Polda Sulawesi Selatan. 


Hal ini dilakukan untuk melindungi hak-hak kebebasan pers dimana tidak adalagi pengancaman yang diterima oleh kawan media kedepannya. 


"Pers merupakan telinga dan mata masyarakat dimana hal-hal yang merupakan fakta dan realita bisa diketahui oleh khayalak luas lewat pemberitaan yang dilakukan oleh wartawan" jelasnya 


Ia juga memberikan motivasi atau support kepada kliennya, wartawan adalah setiap kata kebenaran yang di tuangkan dalam tulisannya.


"Jika mulut dibungkam gunakanlah penemu untuk menulis sebuah kebenaran, karena senjata wartawan adalah setiap kata kebenaran yang di tuangkan dalam tulisannya" pungkasnya. (AdF/Andrew)

0 Post a Comment:

Posting Komentar

Selamat datang di Website www.sumbarnet.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred: Firma Ragnius