Kasus Dugaan Perselingkuhan Wakil DPRD Sijunjung Ditutup Karna Tak Terbukti



SUMBARNET.COM - Badan Kehormatan (BK) tidak menemukan bukti yang kuat tentang kasus dugaan perselingkuhan wakil ketua DPRD Sijunjung, sehingga kasusnya ditutup.


Penutupan kasus tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Sijunjung, Syofyan Hendri, S.Pdi., memimpin laporan Kerja Badan Kehormatan DPRD  Sijunjung (BK) di ruang rapat wakil rakyat itu, Senin (18/10/2021).


Di hadapan para wartawan, Syofyan mengklarifikasi terkait isu wakil rakyat (DPRD) bersama perempuan lain di salah satu hotel Sawahlunto dan digrebek suaminya Minggu (03/10/2021) pagi.


Dalam kesempatan tersebut Ketua BK DPRD Sijunjung Mukhlis.S.Hi, menyampaikan kasus sudah ditutup, karena dari hasil kerja BK tidak ada bukti bukti kuat terhadap isu-isu dimaksud.


Diduga pada Oktober 2021 tentang adanya informasi salah seorang oknum wakil rakyat (DPRD) bersama perempuan lain disalah satu hotel Sawahlunto dan digrebek suaminya pagi subuh (03/10/2021).


Berita media sosial ini berlanjut tanggal 4 dan Berita tanggal 7 Oktober 2021 tentang sikap Partai Demokrat menyikapi pemberitaan kasus perselingkuhan yang menyeret salah seorang anggotanya.


Bakri, SH mengklarifikasi langsung dihadapan awak media (Pers) tanggal 6 Oktober 2021 yang menyatakan bahwa isu-isu yang berkembang dalam pemberitaan media social, media online dan media cetak tentang pengrebekan Berdasarkan Pokok Persoalan dan Dasar Hukum sebagaimana diatas.


Begitu juga dengan Badan kehormatan Dewan Perwakilan Raikyat Daerah Kabupaten Sijunjung telah melakukan serangkaian kalrifikasi dan mencari informasi baik terhadap pihak-pihak yang disukan dalam berita media, lokasi yang dlisukan maupun pihak lain yang mungkin dan patut dapat memberikan informasi beserta bukti-bukti yang dapat. (Danus)

0 Post a Comment:

Posting Komentar

Selamat datang di Website www.sumbarnet.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred: Firma Ragnius