Objek Wisata Pantai Padang Tercoreng Oleh Aksi Pemalakan



SUMBARNET.COM - Objek wisata Pantai Padang, Sumatera Barat, tercoreng oleh perbuatan pelaku pemalakan oknum preman di daerah itu.


Dikutip dari Covesia.com pelaku pemalakan tersebut sempat bakuhantam dengan salah seorang pengunjung pantai Padang, yang mana oknum preman tersebut mengaku tukang parkir di kawasan itu.


Dari informasi yang dihimpun dari pengunjung yang kena palak tersebut, peristiwa itu terjadi tepat di kawasan Pantai Purus depan toilet umum, oknum yang mengaku petugas parkir tersebut tidak mengenakan identitas diri dan rompi saat memungut uang parkir dari pengunjung.


Joni (35) yang merupakan pengunjung yang kena palak tersebut menceritakan, awalnya dia sedang bermain pasir bersama anaknya. Tiba-tiba datang seorang pria yang mengaku petugas parkir dan meminta uang parkir.


“Saya jawab, nanti sebentar lagi saya bayar, saya kan baru datang, saya lagi main sama anak,” ungkap Joni.


Namun pria tersebut tidak terima, sambil berkata-kata kasar memaksa minta bayaran uang parkir dan menggancam akan mengusir Joni jika tidak mau membayarnya.


“Bayar parkir atau barangkek ang dari siko. Aden ka setoran, lah jam bara hari ko, ( Bayar parkir atau berangkat dari sini. Saya mau setor, sudah pukul berapa hari sekarang),” tutur Joni mengulangi kata-kata pemalak itu.


Mendengar kata-kata yang tidak pantas dari pria tersebut, Joni mendekatinya dan menanyakan identitas sebagai petugas parkir. Namun yang terjadi si pria malah naik pitam.


“Sia ang panggakkan disiko ndak takuik den do, lah kalua masuak pinjaro den, ndak katakuik den do, (siapa kamu banggakan di sini, saya tidak takut , saya sudah keluar masuk penjara, tak takut saya lagi),” lebih kurang begitu kata-katanya, ujar Joni.


Mendengar diancam, Joni balik mengatakan akan melaporkan perbuatannya pada dinas terkait dan penanggungjawab parkir area Pantai Purus Padang.


Pada saat itulah terjadi perkelahian antara keduanya dan beruntung sejumlah pengunjung segera datang menengahi perseteruan tersebut.


Seorang petugas parkir yang enggan disebutkan namanya, mengatakan pria tersebut memang sering bersiliweran di kawasan pantai Padang dan meminta uang pada penggunjung.


“Dia itu warga Purus 3, sering tawuran juga, bikin resah disini,” kata dia.


Sementara itu, salah seorang saksi mata yang juga pengunjung pantai Padang, Rina yang berada di lokasi kejadian saat itu, mengungkapkan bahwa oknum pemalak tersebut langsung memperlihatkan arogannya pada pengunjung ketika minta bayaran parkir.


“Saya melihat yang ngaku petugas parkir mendorong Abang itu duluan dan berkata kasar,” ujarnya.


Rina mengaku sangat terganggu dengan keberadaan tukang palak di Pantai Padang. Sebab, tidak hanya mengalami hal yang sama, ia juga sering melihat pengunjung dipalak oleh preman di kawasan pantai.


“Ini sangat merusak citra objek wisata pantai, orang-orang seperti ini harus diberi efek jera, jangan hanya ditangkap, dibina, gak akan mempan, bahkan setelah ke luar dari penjara mereka makin sombong,” jelasnya.


Dia berharap hal ini menjadi perhatian serius Pemkot Padang dan instansi yang bertanggungjawab terhadap parkir. “Kita ingin bersantai dengan keluarga di pantai tanpa gangguan pemalak,” kata dia. (AdF/don)

0 Post a Comment:

Posting Komentar

Selamat datang di Website www.sumbarnet.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred: Firma Ragnius