Ketua DPRD Solok Dodi Hendra Pimpin RDP Dengan Pemerintah, Evaluasi Vaksinasi dan Pelaksanannya

 





SUMBARNET.COM - Keluarnya Surat Keputusan Gubernur Sumatera Barat terhadap kepastian kedudukan Ketua DPRD Kab. Solok Dodi Hendra, sepertinya belum bisa menurunkan panas dinginnya suhu politik di lingkungan rumah bagonjong perwakilan rakyat di daerah yang pernah terkenal dengan produksi markisa itu.


Hal ini masih terlihat ketika digelarnya rapat dengar pendapat antara DPRD dengan pemerintah daerah Kab. Solok terkait evaluasi dan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan vaksinasi sesuai dengan dengan jadwal Bamus DPRD Kab. Solok nomor 176/16/Bamus-DPRD-2020, Jumat (14/01/2021).


Dimana terlihat, ketika rapat tersebut dipimpin oleh Dodi Hendra, ternyata masih minim kehadiran anggota lainnya, dan malahan terlihat hanya di hadiri oleh 3 orang saja anggota DPRD disana ditambah Dodi Hendra. Jadi total yang hadir hanya 4 orang saja dari pihak DPRD Kab. Solok.


Masih tidak kondusifnya kondisi perpolitikan di lingkungan dewan kebanggaan masyarakat Kab. Solok ini sepertinya masih buntut panjang dari mosi tidak percaya. dimana sebelumnya, lebih dari setengah pemegang kursi amanah masyarakat ini tetap konsisten dan konsekwen bahwa mereka tidak akan bisa mengikuti rapat jika dipimpin oleh Dodi Hendra.


Tidak hanya sekedar pemikiran saja, ketika diminta tanggapan, ternyata hal tersebut juga di benarkan oleh salah satu anggota DPRD Kab. Solok, sekaligus juga ketua DPC PDI Perjuangan Zamroni, SH melalui telepon seluler kepada media ini dihari yang sama.


“Itu benar, kawan-kawan belum bisa mengikuti rapat-rapat jika di pimpin oleh Dodi Hendra,” ungkap Zamroni.


Dikatakannya, ketidakhadiran anggota DPRD Kab. Solok lainnya, khusus yang pernah ikut mosi tidak percaya memang dipicu karena sebelumnya, sesuai dengan informasi yang mereka terima, Dodi Hendra ngotot ingin memimpin rapat Bamus. Sehingga Zamroni dan kawan-kawan lainnya tidak bisa hadir, sementara juga ada kegiatan lainnya.


“Mosi tidak percaya bagi kami tetap berjalan, artinya masih ada ketidaknyamanan bagi kebanyakan kawan-kawan ketika yang memimpin rapat adalah Dodi Hendra. Makanya banyak yang tidak hadir. Tetapi setelah rapat RDP dengan pemerintah, karena agenda bamus setelahnya dipimpin oleh Lucki Efendi, kawan-kawan mengikutinya,” tutur Zamroni.


Disisi lain, Ketua DPRD Kab. Solok Dodi Hendra paska rapat RPD, ketika di minta tanggapan menyampaikan bahwa banyaknya anggota dewan yang tidak hadir itu sebab dari banyak yang izin, dan ada kegiatan lainnya.


“Iya, tadi cuma empat orang saja yang hadir dari pihak DPRD, Saya selaku pemimpin rapat, seterusnya ditambah tiga orang anggota dewan lainnya, sedangkan anggota dewan yang tidak hadir itu, ada yang izin, ada yang menyebutkan ada kegiatan lain, dan ada juga yang tidak kabar. Kita tidak ada masalah, mungkin karena kebetulan ada giat lain saja,” tutur Dodi Hendra.


Terkait RDP dengan pihak pemerintah hari itu mengenai evaluasi pencapaian vaksinasi di Kab. Solok. Menurutnya sudah menjadi agenda Bamus untuk dapat di evaluasi bersama, karena dari target pemerintah pusat Kab. Solok masih di angka 67 persen lebih.


“Kita berharap pencapaian target Vaksinasi ini segera tercapai, saya mendukung pemerintah. Semoga masyarakat juga bersama pemerintah, karena Vaksinasi itu adalah jaminan negara bagi rakyatnya untuk sehat,” pungkas Dodi. (AdF/Mkd)

0 Post a Comment:

Posting Komentar

Selamat datang di Website www.sumbarnet.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred: Firma Ragnius