AR Telah Resmi Ditetapkan Sebagai Tersangka Penimbunan Minyak Goreng



SUMBARNET.COM - Polda Sulawesi Tengah (Sulteng), telah resmi menetapkan Manager Operasional CV. AJ, AR sebagai tersangka kasus penimbunan minyak goreng. Keputusan itu sesuai dengan hasil pemeriksaan yang telah dilakukan pada 17 Mei 2022.


Diketahui, penyidikan kasus dugaan penimbunan minyak goreng tersebut berhasil diungkap Satgas Pangan Polda Sulteng pada 2 Maret 2022 lalu. Adapun perkembangan terbaru penyidik Ditreskrimsus Polda Sulteng telah meningkatkan ke tahap penyidikan sesuai Surat Perintah Penyidikan Dirreskrimsus Polda Sulteng Kombes Pol. Ilham Saparona nomor SP.Sidik/50/III/2022/Ditreskrimsus 21 Maret 2022.


“Perkembangan perkara dugaan penimbunan minyak goreng, saat ini sudah memasuki tahap penyidikan sejak tanggal 21 Maret 2022,” ungkap Kabidhumas Polda Sulteng, Kombes Pol. Didik Supranoto dalam keterangan resminya, Senin (23/05/2022).


Pengungkapan kasus dugaan penimbunan minyak goreng sebanyak 53 ton di Gudang CV. AJ di Jalan I Gusti Ngurah Rai Palu pada 2 Maret 2022, dipimpin langsung oleh Satgas Pangan Polda Sulteng, Dirreskrimsus Polda Sulteng Kombes Pol. Ilham Saparona, dimana saat itu masyarakat mengalami kelangkaan minyak goreng.


Didik mengatakan, dalam minggu ini penyidik akan segera melimpahkan berkas perkaranya kepada Jaksa Penuntut Umum. 


Didik juga menjelaskan, tersangka dipersangkakan pasal 133 jo pasal 53 UU RI No.18 tahun 2012 tentang Pangan sebagaimana diubah dalam pasal 1 angka 15 UU RI No.11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan/atau  Pasal 107 jo pasal 29 ayat (1) UU RI No. 07 tahun 2014 tentang perdagangan jo Perpres No. 71 Tahun 2015 tentang penetapan dan penyimpanan barang kebutuhan pokok dan barang penting. 


"AR dapat diancam dengan pidana penjara 5 tahun dan/atau denda paling banyak Rp 50 Milyar," pungkasnya. (Humas Polda Sulteng/Nofli)

0 Post a Comment:

Posting Komentar

Selamat datang di Website www.sumbarnet.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred: Firma Ragnius