2 Anak Terancam Putus Sekolah, Kapolsek Linggo Bersinergi Dengan Walnag Rantau Simalenang



SUMBARNET.COM - Tergerak hatinya Kapolsek bersama Wali Nagari bersinergi menyelesaikan persoalan 2 orang anak yang terancam dikeluarkan dari sekolah diwilayah hukumnya.


Kapolsek Linggo Sari Baganti Melakukan Pembinaan Terhadap Siswa UPT SDN 13 Bukit Kaciak Yang Tidak Masuk Sekolah Selama 5 Bulan Karena Faktor Ekonomi Keluarga. Rabu 08 Juni 2022 pukul 10.00 Wib.


Bertempat di UPT SDN 13 Bukit Kaciak Kampung Bukit Kaciak Kenagarian Rantau Simalenang Air Haji Kecamatan Linggo Sari Baganti, telah berlangsung Kegiatan Kapolsek Linggo Sari Baganti IPTU HENDRA, S.H. Melakukan Pembinaan Terhadap Siswa UPT SDN 13 Bukit Kaciak a.n. DIKI YOPENDRA yang sudah tidak Masuk Sekolah atau Mengikuti Proses Belajar Mengajar selama 5 Bulan dikarenakan Faktor Ekonomi Keluarga dan Kenakalan nya sehingga Pihak Sekolah pun berencana akan Mengeluarkannya dari Sekolah tersebut.


Menanggapi hal ini atas Kepedulian bersama Kapolsek Linggo Sari Baganti IPTU HENDRA, S.H. Beserta Kanit Binmas, Kanit Propam dan Kanit Intelkam bersama Wali Nagari Rantau Simalenang Air Haji Anan Bakri mendatangi Pihak UPT SDN 13 Bukit Kaciak agar Siswa a.n. DIKI YOPENDRA diberikan Kesempatan untuk melanjutkan Sekolahnya.


Kapolsek mengatakan kepada Pihak Sekolah bahwa untuk saat ini Siswa Tersebut dalam Binaan dan Pengawasan kita bersama baik Polsek Linggo Sari Baganti, Pihak UPT SDN 13 Bukit Kaciak maupun Pihak Pemerintahan Nagari Rantau Simalenang Air Haji.


Akhirnya atas Permintaan Kapolsek Linggo Sari Baganti pihak UPT SDN 13 Bukit Kaciak memberikan kesempatan kepada Siswa tersebut untuk kembali melanjutkan Sekolahnya.


Kemudian Kapolsek dan Wali Nagari melanjutkan kesekolah lainnya untuk mencari solusi anak sekolah SMP 4 Linggo Sari Baganti yang juga terancam putus dari bangku sekolah.


Kapolsek Linggo Sari Baganti Melakukan Pembinaan Terhadap Siswa UPT SMPN 4 Linggo Sari Baganti Yang Tidak Masuk Sekolah Selama 1 Bulan Karena Faktor Ekonomi Keluarga sehingga Nekad Melakukan Perbuatan Pencurian Uang Kotak Amal.


Bertempat di UPT SMPN 4 Linggo Sari Baganti Kampung Bukit Kaciak Kenagarian Rantau Simalenang Air Haji Kecamatan Linggo Sari Baganti, telah berlangsung Kegiatan Kapolsek Linggo Sari Baganti IPTU HENDRA, S.H. Melakukan Pembinaan Terhadap Siswa UPT SMPN 4 LSB yang sudah tidak Masuk Sekolah/ Mengikuti Proses Belajar Mengajar selama 1 Bulan dikarenakan Faktor Ekonomi Keluarga sehingga nekad melakukan Perbuatan Pencurian Uang Kotak Amal.


Sebelumnya pada Hari Selasa tanggal 07 Juni 2022 Siswa UPT SMPN 4 LSB a.n. GEANDYAH DALGO SAPCURA diduga Telah melakukan Perbuatan Pencurian Uang didalam Kotak Amal di Caffe Pinggir Desa Milik Pgl RIZAL, perbuatannya tersebut ketahuan oleh Pemuda dan masyarakat sekitar sehingga diamankan oleh warga di Kantor Wali Nagari Rantau Simalenang Air Haji, perbuatan tersebut dilakukan oleh Geandyah Dalgo Sapcura diduga karena Ekonomi Keluarga yang kurang mampu.


Selanjutnya diketahui bahwa dia juga sudah berhenti Sekolah untuk mengikuti Proses Belajar Mengajar selama 1 bulan, atas hal ini Pihak Sekolah pun berencana akan Mengeluarkan GEANDYAH DALGO SAPCURA dari Sekolah tersebut.


Menanggapi hal ini Kapolsek Linggo Sari Baganti IPTU HENDRA, S.H. Beserta Kanit Binmas, Kanit Propam dan Kanit Intelkam bersama Wali Nagari Rantau Simalenang Air Haji Anan Bakri melakukan Koordinasi dengan Kepala UPT SMPN 4 LSB agar Siswa a.n. GEANDYAH DALGO SAPCURA diberikan Kesempatan untuk melanjutkan sekolahnya.


Kapolsek mengatakan kepada Pihak Sekolah bahwa untuk saat ini Siswa Tersebut dalam Binaan dan Pengawasan Polsek Linggo Sari Baganti, Pihak UPT SMPN 4 LSB serta Pihak Pemerintahan Nagari Rantau Simalenang Air Haji.


Akhirnya atas Permintaan Kapolsek Linggo Sari Baganti pihak UPT SMPN 4 Linggo Sari Baganti menyanggupi dan memberikan kesempatan kepada Siswa tersebut untuk kembali melanjutkan Sekolahnya.


Kapolsek Linggo Sari Baganti menuturkan, melihat perkembangan kedua anak ini, mereka khilaf dengan perbuatannya yang merugikan orang lain namun setelah kami dalami bersama Wali Nagari dan masyarakat sekitar ada faktor ekonomi yang menghimpit hingga melakukan hal demikian.


Namun setelah kami bicarakan dengan pihak sekolah, Alhamdulillah mau menerima keduanya kembali bersekolah disekolahnya masing-masing.


"Kami sangat mengapresiasi sekali pihak sekolah memahami keadaan mereka berdua, nantinya akan terus kita pantau perkembangan kedua anak tersebut, faktor lingkungannya akan kita jaga begitupun ekonomi keluarganya," tutup Kapolsek. (**)

0 Post a Comment:

Posting Komentar

Selamat datang di Website www.sumbarnet.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred: Firma Ragnius