SUMBARNET.COM - Zulhardi Z Latif Anggota DPRD Kota Padang sekaligus Wakil Ketua PMI Kota Padang mengukuhkan kepengurusan PMR SMAN 13 Padang sebanyak 35 orang dari kelas 10 sampai dengan kelas 11, pada Senin(1/3/2021)


Dalam sambutannya Zulhardi menyampaikan bahwasannya Palang Merah Remaja adalah wadah pembinaan dan pengembangan anggota remaja PMI, yang selanjutnya disebut PMR.


Zulhardi juga memaparkan tugas dari para anggota PMR yaitu untuk memberi pertolongan pertama untuk kesehatan ketika ada teman atau murid sekolah yang mengalami sakit atau kecelakaan ringan di lingkungan sekolah yang membutuhkan pengobatan.


Lebih lanjut Zulhardi menjelaskan tujuan dari Ekskul PMR atau palang merah remaja adalah "untuk melatih dan membentuk jiwa kemanusiaan para anggotanya agar mereka bisa memiliki kepedulian yang tinggi terhadap kemanusiaan sejak usia dini,"ungkap Zulhardi Anggota DPRD Kota Padang


Terakhir Zulhardi berharap dengan dilantiknya Pengurus PMR SMA N 13 Padang yang baru ini  "agar nantinya bisa lahir ide-ide yang baru untuk meningkatkan semangat Anggotanya dan bisa menjadi motivator memutus mata rantai penyebaran virus carona di tengah pandemi covid-19 ini,"harap dari ketua fraksi Golkar PDI Pejuangan ini. (dori)

 


SUMBARNET.COM - Kerapatan Adat Nagari (KAN) Painan memberikan dukungan atas pendirian Pos Polairud di Painan, Kec. IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan. Tidak saja dukungan moral, tetapi dalam bentuk pengadaan tanah seluas 1.600 meter persegi di daerah Pincuran Boga.


"Ninik mamak Painan mendukung pendirian Pos Polairud di Painan, sehingga ada polisi yang siap siaga menjaga laut dan melindungi nelayan dari kapal-kapal pencuri ikan," kata Ketua KAN Painan Drs. H. Syafrizal Ucok, MM. Datuak Nan Batuah di Padang, Senin (1/3).


Karena dukungan dari ninik mamak inilah maka KAN Painan secara lembaga menyerahkan tanah yang berasal dari tanah ulayat nagari. Keputusan penyerahan itu diambil dalam rapat KAN, bukan keputusan orang per orang.


Penyerahan SK KAN atas yang melepas tanah untuk Pos Polairud Pessel tersebut dilakukan langsung oleh Ketua KAN Painan Drs. H. Syafrizal Ucok, MM Datuak Nan Batuah kepada Kapolres Pesisir Selatan AKBP Sri Wibowo, S.IK di Mapolres Pessel, Senin (22/2) lalu.


"Dengan penyerahan SK KAN ini resmilah sudah penyerahan 1.600 meter persegi kepada Polri untuk lokasi Pos Polairud Pessel. Pihak Polri sudah bisa membangun posnya," kata Syafrizal Ucok yang sehari-hari Kadis PMD Sumbar, didampingi Sekretaris KAN Asril Zakaria Rajo Mudo.


Diharapkan ke depannya nelayan Pesisir Selatan, yang merupakan anak kemenakan dari ninik mamak dapat terayomi oleh Polairud yang ada. "Kami tidak ada meminta ganti rugi, karena ninik mamak menyerahkan tanah ini dengan ikhlas," kata Ketua KAN Painan Syafrizal Ucok, yang juga Ketua Umum LKAAM Pesisir Selatan dan Wakil Bupati Pesisir Selatan 2005-2010.


Kapolres Pesisir Selatan AKBP Sri Wibowo, S.IK atas nama Kapolda Sumbar menyatakan terima kasih atas kerelaan ninik mamak Nagari Painan menyerahkan tanah untuk Pos Polairud ini. "Kami sangat memberikan apresiasi kepada Ketua KAN Painan dan seluruh pengurusnya," kata Kapolres AKBP Sri Wibowo, S.IK.


Dukungan dan kerjasama ninik mamak ini diharapkan Kapolres AKBP Sri Wibowo terus berlanjut ke depannya, sampai dengan berdirinya dan beroperasinya Pos Polairud Pessel untuk menjaga perairan laut dan nelayan Pesisir Selatan. (AdF/gk)



SUMBARNET.COM - Dukungan kepada kepolisian dalam rangka memberantas hoax dan ujaran kebencian yang marak beredar di media sosial (medsos) mulai muncul dari berbagai elemen masyarakat Provinsi Sumbar.


Ratusan Santri dan Pengurus Pondok Modern Darusallam Gontor Kampus II Sulit Air, Kabupaten Solok menyatakan menolak berita hoax dan ujaran kebencian.


Penolakan tersebut diwujudkan dengan deklarasi pernyataan bersama yang dilaksanakan di pondok modern tersebut, Kamis (25/2) lalu. Deklarasi juga dihadiri Kapolsek Sulit Air.


Tidak hanya menolak berita hoax di ujaran kebencian, Pondok Modern Darusallam Gontor Kampus II juga menyatakan dukungannya terhadap kepolisian untuk menciptakan situasi kantibmas yang kondusif, demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


Pimpinan Pondok Modern Darusallam Gontor Kampus II, Ustad, M. Ridwan menyebutkan, deklarasi ini digelar sebagai bentuk keprihatinan. Di mana, berita hoax yang beredar di media sosial (medsos) akhir-akhir ini memang meresahkan masyarakat.


“Berita hoax di medsos meresahkan dan mengadu domba antar manusia. Sehingga melahirkan fitnah yang keji,” ungkap Ustad M Ridwan, Senin (1/3).


Berita hoax ini menurutnya, perlu dihentikan. Caranya, dengan melakukan  sosialisasi kepada masyarakat. “Lakukan sosialisasi dengan masyarakat. Terutama tentang hal apa saja yang sedang diperdebatkan saat ini. Sehingga semuanya jadi jelas dan tidak abu-abu,” harapnya.


Sebelumnya, dukungan untuk memberantas hoax juga datang dari Pondok Pesantren Darul Talib, Laiang, Kota Solok. Pengasuh Pondok Pesantren Darul Talib, Laiang, Kota Solok Boby Gusriadi mendukung  sepenuhnya tindakan hukum yang dilaksanakan kepolisian, dalam menyikapi banyaknya berbagai hoax, berdampak pecahnya persatuan dan kesatuan bangsa.


Termasuk juga berita hoax terkait program vaksinasi Covid-19 yang sedang dilaksanakan pemerintah. Buya Boby mengimbau agar jangan ada lagi beredar isu hoax, sehingga membuat masyarakat menjadi takut, seolah-olah hanya karena vaksin maka seseorang akan mati. Padahal vaksin itu untuk membuat kekuatan daya tahan tubuh,bukan mematikan. (**)

 


SUMBARNET.COM - Tim Galang Basi Satres Narkoba  Padang Pariaman berhasil menangkap kurir Narkoba yang akan masuk ke wilayah hukum Polres Padang Pariaman.


Hal ini disampaikan oleh Kasat Narkoba Padang Pariaman Iptu Ahmad Ramadhan, SH. MH pada Rabu (10/2).


"Dari hasil penyelidikan dan informasi bahwa akan adanya narkoba jenis sabu akan masuk ke wilayah hukum Padang Pariaman, maka tim Galang Basi Sat Resnarkoba dan tim Gagak Hitam Sat Reskrim Polres Padang Pariaman melakukan breafing berbagi tugas dilapangan untuk bertindak," kata Ahmad Ramadhan.


Ahmad menegaskan bahwa tidak ada luang bagi pengedar narkoba di wilayah hukum Padang Pariaman.


"Setelah tim Galang Basi Satres Narkoba  Padang Pariaman melakukan berkoordinasi dengan Tim Gagak Hitam guna mempertebal kekuatan, tidak butuh waktu lama, tim bergerak cepat melakukan penangkapan dan petugas dilapangan telah tersebar," ujar Ahmad.


Penangkapan berlangsung dramatis dikarenakan pelaku melakukan perlawanan dengan menabrakan mobilnya kepada petugas.


Akibatnya petugas yang ditabrak oleh pelaku mengalami cedera, namun pelaku berhasil diamankan berikur dengan barang bukti narkoba jenis sabu.


"Alhamdulillah berkat kolaborasi yang baik tim Gagak Hitam dengan Galang Basi berhasil meringkus kurir jaringan narkoba kelas kakap," sebut Aipda Henmob Katim Gagak Hitam didampingi Aipda Maulada Katim Galang Basi. (AdF)



SUMBARNET.COM - Panitia Khusus (Pansus) DPRD Sumbar tepat waktu melakukan pekerjaan, Pansus Balaiung dan Pansus Covid-19.


DPRD Sumbar membentuk Pansus untuk menindaklanjuti LHP BPK-RI tentang kepatuhan atas kegiatan PT Balairung Citra Jaya Sumbar tahun buku 2018-2020 dan LHP BPK RI Kepatuhan Atas Penanganan Pandemi Covid-19 tahun 2020.


"Delapan hari kerja untuk menindaklanjuti LHP BPK RI, Jumat 26/2 malam, laporan dua Pansus diparipurnakan," ujar Sekretaris Fraksi Partai Demokrat HM Nurnas, Senin 1/3 di Padang.


Dari paripurna Jumat malam itu semua fraksi menyetujui dan menerima hasil Pansus dan setuju hasil Pansus menjadi keputusan DPRD Sumbar.


Keputusan DPRD Sumbar berujud rekomendasi itu bernomor 6 untuk PT Balairung dan 7 untuk Covid-19.


Tapi dari laporan dan pebahasan, Fraksi Partai Demokrat ngotot untuk dilakukan audit investigasi .


"Tidak ada tujuan politik atas sikap Fraksi Demokrat yang keukeuh minta BPK RI Perwakilan Sumbar melakukan audit investigasi. Semua itu keinginan Fraksi Partai Demokrat untuk sahihnya good and clear good governance," ujar HM Nurnas yang menjadi Ketua Pansus Balairung.


Menurut HM Nurnas harus terang benderang, karena ini menyangkut uang rakyat yang junlahnya fantastis, untuk Covid-19 dari total Rp 510 miliar, Rp 4,9 miliar jadi temuan di LHP BPK. Belum lagi  PT Balairung Citra Jaya Sumbar yang mengelola Hotel Balairung di Jalan Matraman, LHP BPK mengatakan perusahaan milik pemerintahan di Sumbar tidak berprospek bahkan selama ini tak pernah menyetor deviden ke kas daerah.


"Terus apakah dibiarkan dan cukup apa yang ada di LHP BPK saja, tidak begitu. Fungsi DPRD adalah pengawasan bisa saja kita minta BPK RI melalui Gubernur untuk mengaudit investigasi dua temuan di LHP yang Pansus DPRD Sudah bekerja,"ujar.HM Nurnas.


Fraksi Demokrat kata HM Nurnas terkait soal dugaan terhadap uang negara atau daerah no toleransi.


"Sehingga itu saat Paripurna Jumat malam itu, kami tegss minta BPK lakukan Pemeriksaan Investigasi atau Audit Investigasi, jika ada oknum atau siapa saja terindikasi ikut menyebabkan kerugian itu, maka kewenangan menyelidiki, menyidiki dan menunut ada di lembaga penegak hukum yaitu polisi dan jaksa,"ujarnya.


Selain itu kata HM Nurnas kalau sepakat untuk penyelenggaraan pemerintahan yang baik dan bersih (good and clear governance) solusinya auidit investigasi penggunaan dana covid-19. Jika ada korupsinya, aparat penegak hukum yang mempunyai kewenangan, tegakan hukum mesti langit runtuh sekali pun.


"Dan untuk PT Balairung harus patuh atas LHP BPK RI dan Gubernur harus intensif melakukkan pengawasan dan pembinaan kepada PT Balairung Citra Jaya Sumbar itu," ujar Nurnas. (AdF/iko)



SUMBARNET.COM - Guna menarik perhatian masyarakat tentang bahaya Covid-19, Satlantas Polres Kotim Bersama Anggota Kodim 1015 Sampit melakukan sosialisasi dengan membawa Replika Peti Jenazah dan Pasien Covid yang didorong dengan Kursi Roda, Sabtu (27/02/2021).


Pengusung replika Peti Jenazah menggunakan APD (alat pindung diri), selain itu juga menggunakan papan portable berisi imbauan Pencegahan Covid-19 yang dibawa oleh beberapa tokoh film Super Hero.


Kegiatan kali ini dilaksanakan di lokasi padat aktifitas masyarakat dalam Kota Sampit dengan menggunakan pengeras suara menyampaikan imbauan Protokol kesehatan. Antara lain depan Pelabuhan Selamat Datang Persimpangan Jl.Iskandar - Jl.MT.Haryono, Pusat Perbelanjaan Mentaya ( Pasar PPM ) Jl.Iskandar, Komplek Pertokoan Mentaya Town Palace persimpangan Jl.Iskandar - Jl.P.Antasari dan Persimpangan Traffic Light Jl.Pelita - Jl.HM.Arsyad Sampit.


Kasat Lantas Polres Kotim, AKP Salahiddin, S.H, S.E memimpin langsung kegiatan tersebut mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan aksi Satlantas Polres Kotim dengan bekerja sama dengan TNI serta Kelompok Badut Kota Sampit.


"Kami memberikan edukasi terkait bahaya virus corona atau covid-19 kepada Masyarakat Pengguna Jalan dengan menampilkan berbagai alat peraga. Seperti ada petugas yang mengangkat peti jenazah covid serta pasien covid dengan dilengkapi APD yang sudah didesain sedemikian rupa," terang Kasat.


Kasat Lantas Polres Kotim berharap masyarakat semakin disiplin dan patuh terhadap Protkes Pencegahan Covid-19.


Dalam kegiatan ini juga, didapati sedikitnya empat orang yang melanggar protokol kesehatan. Seluruhnya ditemukan tidak memakai masker di tempat umum yang banyak dikunjungi masyarakat.


Para pelanggar kemudian diberikan teguran serta peringatan jangan sampai tidak menggunakan masker lagi kemudian diberikan masker oleh Petugas Gabungan. (AdF/fn/bq/hy)



SUMBARNET.COM - Kapolda Kepri, Irjen Pol. Dr. Aris Budiman, M.Si., meninjau kesiapan pengamanan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di PT. Bintan Alumina Indonesia (BAI).


Dalam kunjungan tersebut, Kapolda Kepri didampingi oleh Pejabat Utama Polda Kepri dan Kapolres Bintan, rombongan disambut langsung oleh Direktur Utama PT. BAI beserta para Staf Perusahaan, Sabtu (27/2/2021).


Dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama PT. BAI, Samtoni mengatakan Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan bapak Kapolda beserta Pejabat Utama Polda Kepri di Perusahaan ini, PT. BAI ini bergerak dalam memproduksi Alumina dan rencananya akan memulai ekspor ke negara Malaysia pada bulan Juli dan Kami berusaha dalam pembangunan Perusahaan ini untuk tetap terus mengikuti aturan.


“Menjaga lingkungan dan mentaati segala perundang-undangan yang berlaku, disamping itu Kami mengharapkan dukungan Polda Kepri khususnya terkait dengan pengamanan dan Saat ini pabrik belum operasional masih di dalam tahap penyelesaian pembangunan dan kami sudah menyerap tenaga kerja lokal sebanyak 3500 orang," tutur Direktur Utama PT. BAI, Santoni.

‌Sementara itu, Kapolda Kepri mengatakan Polda Kepri dalam hal ini sepenuhnya mendukung pembangunan yang dilakukan oleh PT. BAI dan akan menyiapkan Personel untuk pelaksanaan pengamanan di PT. BAI.


“Kami akan memberikan dukungan operasional kepada PT. BAI karena nantinya proyek ini juga akan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat”, ujar Kapolda. (AdF/wm/bq/hy)



SUMBARNET.COM - Ketua IPSI Kota Padang Zulhardi Z Latif memberikan bantuan perlengkapan latihan Pecing dan sepasang Body Protector untuk Perguruan Silat Al-Falah di Kecamatan Koto Tangah, pada Sabtu (27/2/2021).


Dalam kegiatan ini Zulhard mengapresiasi Pondok Pesantren perkampungan Minangkabau. Yayasan shine Al Falah di Koto Tanggah ini adalah satu-satunya  pesantren yg berkalaborasi dengan pencak silat.


Dimana sama-sama kita ketahui bahwasanya bela diri Pencak Silat bertujuan untuk mengembangkan aspek seni yaitu indah dalam gerak yang serasi dan menarik dilandasi rasa cinta kepada budaya bangsa dan tujuan umum pesantren adalah membimbing anak didik untuk menjadi manusia yang berkepribadian Islam yang sanggup dengan ilmunya menjadi mubaligh Islam dalam masyarakat sekitar melalui ilmu dan amalnya.


"Kalau ini dikolaborasikan tentunya akan lahir ulama-ulama yang juga mahir dalam ilmu beladiri.dapat kita lihat hari ini ,dimana lebih kurang 700 orang murid pencak silat Al-Falah yg beragam usia umurnya dan yang diwisuda pada malam ini sebanyak 35 orang, mereka ini adalah calon-calon atlet-atlet pencak silat yang akan membanggakan Kota Padang nantinya,"kata anggota DPRD Kota Padang ini.


"Dengan ini tentunya IPSI di Sumatera Barat khususnya Kota Padang tidak akan pernah habis-habisnya,kalau kita selalu memberikan bantuan dan sokongan serta perhatian lebih untuk mereka,seperti yang kita lihat hari ini di perguruan Al-Falah selalu ada Re Generasi nya, dari usia dini sampai dewasa"ujar Zulhardi Ketua Fraksi Golkar PDI Pejuangan


Ditambahkan lagi oleh Zulhardi bahwasanya guna untuk menjaga dan melahirkan atlet-atlet Pencak Silat di Sumatera Barat khususnya Kota Padang" kami dari IPSI Kota Padang hari ini menyerahkan bantuan satu buah pecing dan  bodi protector kepada Perguruan Al-Falah guna untuk melahirkan atlet-atlet pencak silat yang berprestasi di tingkat Nasional "kata Buya nama panggilan akrab disapa di tengah-tengah masyarakat


Seterusnya Buya menyampaikan "dengan mengeliatnya seluruh sasaran dan Perguruan yang ada di Kota Padang tentunya ini bisa mengantisiipasi atau mengatasi kenakalan-kenakalan remaja  seperti Narkoba ,Tauran ,Begal , LGBT dan masih banyak yang lainnya,"lanjut Buya


Selanjutnya dalam kegiatan ini pelatih perguruan Al-Falah menyampaikan ucapan terimakasih kepada Ketua IPSI Kota Padang beserta pengurus yang sudah berkunjung ketempat latihan Perguruan Al-Falah di pondok pesantren perkampungan Minangkabau dalam rangka bersilaturahmi.


"Alhamdulillah kami sangat senang sekali atas kedatangan Ketua IPSI Kota Padang beserta pengurus dan kami juga mengucapkan terimakasih kepada Ketua IPSI Kota Padang yang telah memberikan bantuan kepada kami berupa satu buah Pecing serta sepasang Bodi Protector, dengan bantuan ini tentunya kita bisa lebih bersemangat lagi dalam melakukan latihan,"ucap pelatih perguruan Al-Falah. (dori)



SUMBARNET.COM - Semua personil Staf Teritorial di kerahkan untuk menyiapkan Posko TMMD ke-110 TA. 2021 Kodim 0308/Pariaman yang berlokasi di samping Kantor Wali Nagari Salibutan Kecamatan Lubuk Alung Kabupaten Padang Pariaman Sumbar, pada Sabtu (27/02/2021).


Dandim 0308/Pariaman Letkol Czi. Titan Jatmiko melalui Pasiter Kodim Lettu Inf. Aidil Adha menyiapkan Posko TMMD bersama anggota stafnya yang terdiri dari 12 orang dan di bantu oleh anggota lainnya untuk melakukan pembenahan dan kesiapan Posko TMMD, mulai penyiapan ruang transit, ruang jurnalistik, ruang Poskotis, ruang kesehatan, Instalasi Listrik dan penyiapan plang yang akan di patok pada setiap titik-titik sasaran serta menyiapkan sarana lainnya yang akan di butuhkan dalam pelaksanaan TMMD yang akan dibuka pada tanggal 2 Maret 2021.


Penyiapan Posko tersebut dilakukan dengan bergotong royong dan bersama-sama serta saling membantu dalam mendukung kelancaran pelaksanaan TMMD sehingga pada pembukaan nanti semuanya sudah siap.


Di tempat terpisah Dandim 0308/Pariaman mengatakan,"Ini semua kita siapkan, untuk mengantisipasi dan memudahkan ketika ada ditemukan kekurangan data sehingga bisa kita benahi, dan pada pelaksanaan pembukaan nanti data sudah terisi dan valid. Tidak hanya data yang disiapkan, kebersihan ruangan dan kerapian pun tak luput dari sasaran penyiapannya. Hal tersebut dilakukan sebagai pendukung kesiapan Posko TMMD ke-110 yang pelaksanaanya di Nagari Salibutan Kecamatan Lubuk Alung" tutup Letkol Czi. Titan Jatmiko. (AdF/Azmi)



SUMBARNET.COM - Kapolsek Padang Selatan AKP Ridwan, S.Ag.MH dan Kanit Reskrim Polsek Padang Selatan Iptu Eddy Saputra bersama 6 personil mendatangi TKP tawuran di Simpang bukit putus kantor Bea Cukai Rawang Padang Selatan Kota Padang, pada Minggu (28/2).


"Kita setelah sampai di TKP massa tawuran melakukan saling pelemparan batu dari kedua kubu," ujar Kapolsek Padang Selatan AKP Ridwan, S.Ag.MH sembari memerintahkan Kanit Reskrim Iptu Eddy Saputra dan anggota untuk melakukan pembubaran kedua kubu massa tawuran.


Menurut Ridwan, kedatangan mobil Patroli Selatan 001 dan Selatan 002 langsung massa tawuran lebih kurang 20 orang melarikan diri ke perumahan jundul Rawang. Massa tawuran melakukan perlawanan kepada personil Polsek Padang Selatan sambil melemparkan batu dan kata kata kotor.


"Kita mengamankan 2 laki- laki saat tawuran Zaki Salim (16) tahun, pekerjaan beralamat Padang Painan Sungai Beremas Gates Nan XX  Lubeg Kota Padang dan Sipri Anur Zai (15) tahun, suku Nias, alamat jalan Koto Kaciak Mata Air Padang Selatan Kota Padang.


Adapun barang bukti diamankan 1 unit sepeda motor warna putih merk Nex tanpa plat,  4 batu air ditemukan di jok sepeda motor warna putih merk Nex dan tangkai sapu dibentuk menjadi klewang panjang 1 meter. (**)

Selamat datang di Website www.sumbarnet.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred: Firma Ragnius