SUMBARNET.COM - Rangakaian kegiatan tambahan pembukaan TMMD/N ke 111 Kodim 0306/50 Kota, Dandim 0306/50 Kota bersama Wakil Gubernur Sumatera Barat Ir. Audy Joinaldy, SPt, MSc, M.m IPM.ASEAN. Eng dan Kasrem 032 Wirabraja Kolonel Inf Amrizen SE, MM beserta rombongan mengadakan kunjungan ke Posko Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro (PPKM-BM) di Nagari Talang Maur, Kecamatan Mungka, Kabupaten Lima Puluh Kota.


Rombongan yang hadir adalah para tamu undangan yang menghadiri acara pembukaan TMMD/N di Aula Kantor Bupati Sarilamak. Setelah meninjau lokasi TMMD/N ke 111 di beberapa titik Nagari Talang Maur, Wagub Sumbar dan Kasrem kunjungi Posko PPKM-BM ini untuk kembali mengingatkan kepada anggota Satgas dan masyarakat yang bertugas agar memaksimalkan fungsi Posko PPKM-BM sesuai anjuran yang pemerintah dalam Vidcon Evaluasi PPKM-BM pada tanggal 14 Juni kemaren.


Dandim 0306/50 Kota Letkol Kav Ferry Lahe S.AP, MM yang juga selaku Dansatgas TMMDN Ke 111 Kodim 0306/50 Kota melalui pesan WhatsApp-nya mengatakan, Peningkatan fungsi Posko PPKM-BM ini pastinya untuk menekan laju penyebaran covid 19 khususnya di Nagari Talang Maur yang menjadi tempat dilaksanakannya TMMD/N ke 111 Kodim 0306/50 Kota. Peningkatan fungsi ini tentunya juga untuk kelancaran kegiatan TMMD/N yang baru saja dibuka secara resmi hari ini. Sangat diharapkan kegiatan TMMD/N ke 111 ini bisa dicapai dengan maksimal sesuai dengan yang diharapkan dan sesuai dengan program yang telah diajukan, Ujar Dansatgas. (pendim).



SUMBARNET.COM - Pembukaan Tentara Manunggal Membangun Desa/Nagari (TMMD/N) ke 111 Tahun 2021 di wilayah Kodim 0306/50 Kota sukses dilakukan dengan tema “TMMD/N Wujud Sunergi Membangun Negeri”. Acara pembukaan ini di lakukan di Aula Kantor Bupati Jln Raya Negara, Km 10 Bukit Limau, Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten 50 Kota pada hari Selasa, (15/6/2021) yang berlangsung dari pukul 10.30 WIB hingga pukul 11.30 WIB.


Acara pembukaan ini diawali dengan jalan bersama oleh anggota Satgas TMMD/N dari Kodim 0306/50 Kota menuju tempat pembukaan yaitu di aula Kantor Bupati Lima Puluh Kota. Acara pembukaan ini dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat Ir. Audy Joinaldy, SPt, MSc, M.m IPM.ASEAN. Eng.


Turut hadir dalam acara pembukaan ini Kasrem 032/WBR Kolonel Inf Amrizen, S.E, M.M, Kasiter Rem 032/WBR Kolonel Kav Husnizon, S.I.P, Komandan Kodim 0306/50 Kota Letkol Kav Ferry Lahe, S.A.P M.H, Dandenzipur 2/PS Mayor Czi, Bupati Kabupaten 50 Kota, Ketua DPRD Kabupaten 50 Kota, Perwakilan Dan Yonif 131/Brs Kapten Inf Sinaga, Perwakilan Kapolres Lima Puluh Kota Kompol Rusirwan, Perwakilan Kapolres Kota Payakumbuh Kompol Jerry, Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) prov. Sumbar Drs. H. Syafrizal, M.M, serta Kasatpol PP dan Damkar Prov. Sumbar Dedy Diantolani S.Sos, MM.


Berbagai rangkaian acara dilakukan pada pembukaan acara ini. Salah satunya yaitu penyampaian produk beras Vortifikasi dari Dinas Bulog Prov. Sumbar. Penyampaian ini dilakukan langsung setelah pembukaan secara resmi acara TMMD/N ke 111 Kodim 0306/50 Kota oleh Wakil Gubernur Sumbar. Adapaun acara tambahan yang dilakukan adalah pemberin bantuan dari Wakil Gubernur Sumbar kepada Dansatgas serta melakukan foto bersama. Setelah acara pembukaan ini dilakukan, semua rombongan melaksanakan peninjauan ke lokasi TMMD/N ke 111 ke Nagari Talang Maur, Kecamatan Mungka.


Dengan pembukaan kegiatan TMMD/N ke 111 oleh Wagub Sumbar ini, diharapkan tujuan dari pelaksanaan kegiatan bisa dicapai dengan maksimal sesuai dengan yang diharapkan dan sesuai dengan program yang telah diajukan. Untuk pelaksanaan kegiatan di lapangan, diharapkan tidak adanya kerugian , baik fisik maupun materi.(pendim).



SUMBARNET.COM - Anggota DPR memberi respon positif tebtang pembentukan Kampung Tangguh Narkoba yang digagas Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo terkait maraknya peredaran narkoba di Indonesia. 


Anggota Komisi III DPR  Supriansa menilai, pembentukan Kampung Tangguh Narkoba merupakan ide cerdas Kapolri sebagai benteng pertahanan untuk menjaga masyarakat dari bahaya narkoba. 


“Kami dari Farksi Golkar sangat mengapresiasi ide cerdas Bapak Kapolri untuk membuat pertahanan yang kuat guna mencegah peredaran gelap narkoba di tengah-tengah masyarakat yang diberi nama Kampung Tangguh Narkoba,” kata Supriansa kepada wartawan, Selasa (15/6/2021). 


Menurutnya, narkoba memang sudah sangat merusak dan mengkawatirkan, karena  menghancurkan sendi-sendi kehidupan masyarakat terutama generasi penerus bangsa. Bahkan, pemerintah secara nyata telah menyatakan perang terhadap narkoba. “Itu artinya seluruh kekuatan bangsa harus kita keluarkan untuk melawan peredaran gelap narkoba,” ujarnya. 


Hal senada juga diungkapkan anggota Komisi III DPR lainnya Santoso. Politikus Partai Demokrat ini setuju dengan pembentukan Kampung Tangguh Narkoba sebagai langkah nyata pihak kepolisian berperang melawan narkoba. 


“Sangat setuju, narkoba musuh bangsa, jangan hanya slogan saja tapi harus dibuktikan dengan aksi yang nyata salah satunya pembentukan Kampung Tangguh Narkoba di seluruh Indonesia,” ujar Santoso. 


Saat ini, kata dia, peredaran narkoba semakin mengkhawatirkan bahkan kronis. Hampir di semua daerah sudah dimasuki oleh narkoba. “Bukan hanya di kota besar saja, narkoba sudah masuk ke kampung-kampung. Karena itu pemberantasan harus masif dan sinergis antara penegak hukum dan masyarakat,” ungkapnya.


Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo sebelumnya mengintruksikan kepada seluruh kapolda untuk membentuk Kampung Tangguh Narkoba diwilayah masing-masing. 


Kampung ini bisa dibentuk pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat serta stakeholder terkait. Hal ini dilakukan untuk mendeteksi dini peredaran narkoba di area tempat tinggal. Dengam begitu sistem pencegahan bisa dimaksimalkan.


“Terhadap peredaran yang ada segera bisa diinformasikan sehingga kemudian kita bisa tangkap, dengan harapan memiliki daya cegah dan daya tangkal,” kata Sigit usai mereles pengungkapan kasus sabu 1,1 ton di Polda Metro Jaya, Senin (14/6/2021). (**)

 


SUMBARNET.COM - Salah satu tempat usaha Warnet dan Game Play Station di Jalan Perintis Kemerdekaan Kota Bukittinggi disegel oleh Satuan PP Kota Bukittinggi, Senin 15 /06


Penyegelan tersebut dilakukan dikarenakan pemilik usaha tidak menerapkan Protokol Kesehatan kepada pengunjungnya, sesuai dengan Perda Provinsi Sumatera Barat tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) nomor 6 tahun 2020.


Kasat Reskrim  Polres Bukittinggi AKP. Allan Budi Kusumah Katinusa, Sik melalui KBO Sat Reskrim Ipda. Herwin, SH yang ikut mendampingi penyegelan tersebut mengatakan penyegelan tersebut dilakukan setelah Tim Ops Yustisi melakukan penyelidikan dan menemukan pelanggaran Protokol Kesehatan oleh pemilik usaha pada Sabtu 12/06.


Selanjutnya ucap Akp. Allan, personil Sat Reskrim melakukan pemanggilan dan pemeriksaaan terhadap pemilik usaha tersebut, selesai pemeriksaan terkait pelanggaran Protokol Kesehatan yang dilakukan oleh Pemilik usaha tersebut, berkas kita serahkan kepada penyidik PPNS dari Satpol PP Kota Bukittinggi untuk langkah hukum selanjutnya.


"Senin 14/06 kita lakukan pendampingan penyegelan yang dilakukan Penyidik PPNS Sat Pol PP, terkait sanksi yang di berikan kepada pelaku usaha tersebut yakni penutupan tempat usaha selama 1 X 24 jam, terang Kasat Reskrim  Polres Bukittinggi AKP. Allan Budi Kusumah Katinusa, Sik".(Gusnia/HumasResBkt)


SUMBARNET.COM - Ditresnarkoba Polda Banten berhasil mengungkap pelaku home industri tembakau sintetis atau tembakau gorila.


Dari pengungkapan tersebut, polisi mengamankan 1 orang tersangka yang berinisial S (29) merupakan warga Kota Serang.


Adapun barang bukti yang diamankan Ditresnarkoba Polda Banten ialah 1 bungkus plastik klip bening berisi gumpalan warna kuning diduga narkotika gol 1 jenis sintesis dengan berat Broto 5,0 gram, bahan/daun tembakau yang sudah disemprotkan alkohol dan thiner dengan berat bruto 300 gram, 1 buah plastik berisi bahan/daun tembakau dengan berat bruto 47,5 gram, 1 buah botol berisikan alkohol 96 %, 1 buah kaleng berisikan cairan thiner, 1 buah terpal warna biru, 1 buah alat semprotan air, 1 buah gelas ukur, 1 unit kompor listrik warna merah dan 1 unit handphone Xiaomi redmi 8 warna hitam.


Hal tersebut dikatakan Dirresnarkoba Polda Banten Kombes Pol Lutfi Martadian saat melakukan press conference di Mapolda Banten. Senin, (14/06/2021).


Ia menjelaskan penangkapan tersebut berdasarkan informasi dari masyarakat.


"Berdasarkan informasi dari masyarakat, kita dari Ditresnarkoba Polda Banten berhasil menangkap 1 orang tersangka yang berinisial S (29) pada hari Senin (07/06/2021) sekitar 01.00 Wib di dalam villa Ubud Anyer ketika sedang melakukan proses produksi narkotika jenis tembakau gorila," ujar Lutfi Martadian.


Berdasarkan keterangan tersangka, Lutfi Martadian menyatakan, bahwa tersangka mengetahui cara pembuatan tembakau sintetis atau tembakau gorila tersebut melalui media sosial.


"Tersangka ini mengetahui cara pembuatan narkotika jenis tembakau gorila ini melalui media sosial. Dan dalam penjualannya pun tersangka ini menggunakan media sosial agar tidak mudah diketahui oleh petugas," ucap Lutfi Martadian.


"Dan tersangka ini setiap membuat tembakau gorila, selalu menyewa villa atau hotel dengan maksud agar tidak mudah ketahuan oleh petugas dan tidak dicurigai masyarakat sekitar dengan alasan berlibur," lanjut Lutfi Martadian.


Berdasarkan pengungkapan kasus tersebut, Polisi berhasil menyelamatkan ribuan generasi muda Indonesia.


"Dari hasil pengungkapan kasus ini, kita berhasil menyelamatkan 3.000 generasi muda penerus bangsa Indonesia. Karena 1 gram tembakau gorila ini bisa digunakan untuk 10 orang, dan saat ini kita berhasil mengamankan sebanyak 300 gram tembakau gorila," ucap Lutfi Martadian.


Sementara itu, Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi mengatakan bahwa tersangka pembuat tembakau gorila tersebut melanggar UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika JO Permenkes No 4 tahun 2021 Tentang Perubahan Penggolongan Narkotika.


"Atas perbuatannya, tersangka S ini dikenakan pasal 114 ayat 1 dan pasal 113 ayat 1 dan atau pasal 112 ayat 1 atau pasal 111 ayat 1 UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika JO Permenkes No 4 tahun 2021 Tentang Perubahan Penggolongan Narkotika. Dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. 1.000.000.000 dan paling banyak Rp. 10.000.000.000," ujar Edy Sumardi.


"Dan saya mengucapkan terimakasih serta mengapresiasi atas kinerja Ditresnarkoba Polda Banten yang telah berhasil mengungkap kasus ini sehingga dapat menyelamatkan generasi penerus bangsa," lanjut Edy Sumardi.


Terakhir, Edy Sumardi menghimbau kepada seluruh masyarakat agar menjauhi narkoba.


"Untuk itu saya mengimbau kepada seluruh orang tua, agar selalu mengawasi anak-anaknya agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba. Karena narkoba ini merupakan musuh negara," tutup Edy Sumardi. (Bidhumas)



SUMBARNET.COM - AS bersama tiga orang rekannya tak pernah menyangka jika dirinya harus berurusan dengan hukum. AS adalah seorang Debt Collector dari salah satu perusahaan leasing yang ada di Pasaman Barat, Propinsi Sumbar .

Kasusnya kini dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Pasaman Barat oleh Kepolisian Sektor Pasaman, karena terlibat kasus perkara perampasan kendaraan Grand Livina Fadli Mubarok dijalan Lintas Batang Haluan Simpang Empat, Rabu (21/4/2021) lalu.

Kapolsek Pasaman Iptu Rosminarti, SH membenarkan pihaknya sudah melimpahkan perkara tersebut ke Kejaksaan Negeri Pasaman Barat pada hari Senin 14 Juni 2021.

“Kepolisian Sektor Pasaman telah menuntaskan penyidikan kasus ini. Kasus perampasan dengan pengancaman disertai kekerasan yang menimpa korban Fadli Mubarak, kini sudah masuk tahap dua, di Kejaksaan Pasbar," ungkap Iptu Rosminarti di Simpang Empat, Senin.

"Saya tegaskan bahwa kita tidak akan ada kompromi bagi mereka, demi keamanan Masyarakat luas dan tetap menjunjung keadilan kita kawal perkara ini sampai putusan pengadilan,".

"Kita ingatkan kepada Debt Collector Finance jangan pernah main-main dalam penindakan penarikan apa lagi menggunakan kekerasan. Semua ada prosedurnya kalau sudah melanggar hukum dan ada laporan kami akan menindak tanpa kompromi" tegasnya

Sementara kuasa hukum korban, Adv Asma Sadli SH.MH dan rekan menyampaikan terimakasih pada pihak Polsek Pasaman beserta jajaran yang telah merampungkan berkas perkara perampasan yang menimpa kliennya Fadli Mubarak.

"Kabarnya berkas perkara perampasan mobil sudah sampai ke Kejaksaan. Kita tunggu proses persidangan nantinya, Semoga keadilan terus ditegakan, " harap Adma.

Peristiwa perampasan  berawal korban Fahdi Mubarok (38) panggilan Adi melintas Jalan Batang Haluan Simpang Empat dengan mobil Grand Livina XV warna hitam Nopol BA 1345 SM, lalu dirampas secara paksa oleh debt collector AS Cs pada Rabu (21/4/2021) sekira pukul 13.45 WIB.

Saat itu Korban hendak pulang ke Ujunggading bersama supirnya, tiba-tiba dihadang di jalan oleh dua orang menggunakan sepeda motor.
Kendaraan korban dihentikan.

Salah seorang dari yang menghadang akan menarik mobil yang Korban tumpangi. Korban menyampaikan jika ingin menarik mobil silahkan kepada pemiliknya saja langsung di Padang.

Hingga terjadi pertengkaran mulut antara korban dan pelaku mengancam. Tiba-tiba, datang dua orang lagi teman pelaku dan langsung menarik paksa supir keluar dari mobil, kemudian langsung membawa kabur mobil ke Kantor Finance. 

Setelah kejadian, Korban melaporkan peristiwa itu ke Polsek Pasaman nomor LP/14/IV/2021/PS/Res-PB/Sek-PSM, tanggal 21 April 2021.

Dari hasil pemeriksaan, pihak kepolisian telah menemukan indikasi tindak pidana dari perbuatan perampasan kendaraan. Oleh karena itu, pihak kepolisian menyidik kasus ini hingga pelimpahan berkas perkara kepihak Kejaksaan Negeri Pasaman Barat Untuk Keadilan.

(TIM)


SUMBARNET.COM - Munculnya RUU KUHP ternyata membuat kontroversi dalam beberapa pasalnya, dan pasal itu masih perlu untuk dilakukan pendalaman tentang makna dari tiap pasal dalam RUU KUHP tersebut. 


Pasal yang perlu dilihat kembali adalah Pasal 281 dan Pasal 282 tentang Pasal Contempt Of Court atau menghina peradilan.


Hal ini disampaikan Advocad dan Konsultan Hukum, Barbalina Matulessy, SH., M.Hum, kepada media ini di Namrole, Bursel, Provinsi Maluku, Senin (14/6/21).


Menurutnya, dalam Pasal 281 RUU KUHP yang berbunyi bahwa setiap orang akan dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun perlu dikaji secara mendalam.


Kategori II, (a) Tidak mematuhi perintah pengadilan atau penetapan hakim yang dikeluarkan untuk kepentingan proses peradilan; (b) Bersikap tidak hormat terhadap hakim atau persidangan atau menyerang integritas atau sifat tidak memihak hakim dalam sidang pengadilan; atau (c) Secara melawan hukum merekam, mempublikasikan secara langsung, atau membolehkan atau dipublikasikan segala sesuatu yang dapat mempengaruhi sifat tidak memihak hakim dalam sidang. 


“Khusus untuk huruf a, yang dimaksud tidak mematuhi perintah pengadilan dan penetapan pengadilan dapat menjadi ruang untuk mengkriminalisasi advokat pada hal profesi advokat mempunyai kewajiban dalam proses pembelaan terhadap kliennya di pengadilan, dan hal itu juga diatur dalam Pasal 14 dan Pasal 15 UU Advokat,” kata Matulessy.


Ia menjelaskan, Advokat bebas mengeluarkan pendapat atau pernyataan dalam membela perkara yang menjadi tanggung jawabnya didalam sidang pengadilan dengan tetap berpegamg pada kode etik profesi dan peraturan perundang-undangan sebagaimana diatur dalam Pasal 15 UU Advokat. 


“Dalam pasal 16 UU Advokat Jo. putusan MK No : 26/PUU-XI/2013 yang berbunyi, bahwa Advokat tidak dapat dituntut baik secara perdata maupun secara pidana dalam menjalankan tugas profesinya dengan itikad baik untuk kepentingan pembelaan klien di dalam maupun di luar sidang pengadilan. Namun itu menuai kontroversi jika melihat lagi Pasal 282 RUU KUHP yang berbunyi, dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (Lima) tahun," sebutnya.


Matulessy mengatakan, kategori Advokat yang dalam menjalankan pekerjaannya secara curang yakni, mengadakan kesepakatan dengan pihak lawan klien, pada hal mengetahui atau sepatutnya menduga bahwa perbuatan tersebut dapat merugikan kepentingan pihak kliennya, dan atau mempengaruhi panitera, panitera pengganti, juru sita, saksi, juru bahasa, penyidik, penuntut umum, atau hakim dalam perkara, dengan atau tanpa imbalan. 


“Terhadap pasal 282 ini pun juga bagi saya dalam formulasi deliknya sangat multitafsir sehingga sangatlah bertentangan dengan asas Lex Certa (rumusan delik pidana harus jelas) dan Lex Stricta (rumusan delik pidana harus tegas tanpa ada analogi). Bagi saya, pasal tersebut diatas sangat tidak jelas, dikatakan demikian karena dalam UU Advokat sudah sangat jelas diatur secara eksplisit mengenai batasan tindakan yang dapat dilakukan oleh profesi Advokat, sehingga tidak perlu lagi diatur di dalam RUU KUHP,” ujarnya.


Terhadap kedua Pasal tersebut, Matulessy menyebutnya sebagai pasal karet dan berpotensi mengekang kebebasan berpendapat bukan hanya untuk Advokat tetapi juga bagi teman-teman pers dalam kebebasan persnya. 


"Bukan hanya sampai di situ saja, pasal ini juga akan sangat mudah mengkebiri akademisi hingga kelompok masyarakat sipil yang mungkin saja berusaha menyuarakan penilaian mereka terhadap hakim atau pengadilan yang dianggap tidak imparsial, pada hal menyuarakan pendapat terhadap tindakan penguasa, dalam hal ini termasuk hakim atau pengadilan untuk negara penganut sistem demokrasi seperti kita di Indonesia merupakan hal yang biasa,” pungkasnya. (*)

 


SUMBARNET.COM - Peredaran narkoba di tanah air merupakan bagian dari kejahatan terorganisir lintas negara atau transnational organized crime serta ekspresi dari peperangan tidak simetris atau asymmetric warfare yang dilancarkan pihak lawan untuk menghancurkan Indonesia. 


Melihat maraknya penyelundupan narkoba ke tanah air sudah sepatutnya pemerintah mengambil langkah yang tidak biasa-biasa saja.


Demikian disampaikan pemerhati hubungan internasional Teguh Santosa yang secara khusus mengomentari peredaran narkoba di Indonesia dalam beberapa waktu belakangan ini. 


Polri hari Senin kemarin (14/6)  menggagalkan peredaran 1,1 ton narkoba setelah sebulan sebelumnya mengagalkan peredaran 2,5 ton narkoba. Menurut Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dalam tiga bulan terakhir pihaknya telah menggagalkan peredaran setidaknya 5 ton narkoba.


“Pada esensinya apa yang sedang kita hadapi ini adalah perang asimetris yang dilancarkan pihak lawan, entah siapapun mereka, untuk menghabisi generasi muda kita yang berarti mengikis masa depan Indonesia. Ini seperti opium war yang dilancarkan pihak Eropa untuk menaklukkan China di masa lalu. Sekarang kita yang mengalaminya. Ini adalah perang. Begitulan seharusnya kita melihat persoalan ini,” ujar Teguh Santosa dalam keterangan hari Selasa (15/6).


Menurut Teguh, sudah sepatutnya publik  mengapresiasi kinerja Polri dan Badan Nasional Narkotika (BNN) dalam memerangi peredaran narkoba di tanah air. Namun informasi yang disampaikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengenai besaran kasus narkoba yang berhasil digagalkan dalam tiga bulan terakhir sesungguhnya adalah sebagai sinyal ketidakmampuan negara menghadapi peperangan asimetris ini.


“Yang lima ton dalam tiga bulan itu kan yang berhasil digagalkan. Coba bayangkan, berapa yang tidak berhasil kita gagalkan?” ujar mantan Ketua Bidang Luar Negeri Pemuda Muhammadiyah ini.  


Karena itu, menurut Teguh, juga sudah sewajarnya pemerintah Indonesia membangun rantai komando yang lebih solid dan terukur.


“BNN dan Polri menangani persoalan narkoba setelah memasuki wilayah hukum Indonesia. Sementara fungsi intelijen yang bekerja untuk mencegah tsunami narkoba menghantam negara kita masih kurang terdengar,” kata Teguh lagi. 


Badan Intelijen Negara (BIN), Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Badan Keamanan Laut (Bakamla), juga Badan Intelijen Strategis (BAIS) Mabes TNI menurut Teguh juga perlu diberi porsi yang signifikan dalam memerangi peredaran narkoba. 


“Khususnya Bakamla yang menjaga wilayah perairan kita. Hampir semua serangan yang kita alami, termasuk serangan dalam bentuk narkoba, terjadi di laut  dan atau melalui laut. Tidak bisa tidak, Bakamla harus memiliki kapasitas yang memadai untuk memukul mereka sebelum menyentuh daratan kita,” masih katanya. 


Dia berharap rantai komando yang solid untuk perang asimetris melawan narkoba ini dibangun dengan menyisihkan ego sektoral masing-masing lembaga. 


“Banyak kisah sukses dan model yang dilakukan berbagai negara dalam membangun rantai komando khusus untuk memerangi narkoba. Kita bisa pelajari itu,” demikian Teguh Santosa. (**)



SUMBARNET.COM - Anggota Satgas Pra TMMD ke 111 tahun 2021 Kodim 0306/50 Kota kunjungi TK Al-Hidayah di bawah pimpinan Ibuk Yeli Elfita S.Pd AUD di Jorong Talang, Kenagarian Talang Maur, Kecamatan Mungka, disela waktu istirahat, pada Senin (14/6/2021).


Dalam kunjungan ini, anggota Satgas membekali anak-anak yang berjumlah 58 orang dengan ilmu baris berbaris yang memungkinkan untuk dimengerti oleh anak setingkat taman kanak-kanak. Selain itu juga diadakan unjuk bakat yang ditampilkan oleh anak-anak dihadapan kepala sekolah dan anggota Satgas TMMD ke 111.


Kunjungan ini disambut hangat oleh kepala sekolah dan guru yang bertugas di TK Al-Hidayah Nagari Talang Maur. Tidak lupa dalam kunjungan ini anggota Satgas mengingatkan untuk terus mematuhi protokol kesehatan karena terlihat beberapa anak tidak memakai masker.



MENGATASI KELUHAN IMPOTENSI DIJAMIN 100% SEMBUH, EJAKULASI DINI, MASALAH UKURAN MR. P


100% Terbukti Ampuh


Disini adalah cara alami menuntaskan keluhan alat vital anda untuk menjadi pria perkasa bersama

H. Muh Yusuf & Mbah Udin Sidik


Stop Ejakulasi Dini dan Sembuhkan Keluhan Impotensi Anda bersama mbah udin sidik dan terpercaya karena berpengalaman menangani keluhan vitalitas, padepokan cipta rasa padjajaran terbukti memberikan hasil yang memuaskan anda dan dapat anda dapat rasakan manfaatnya secara langsung.


Hubungi Via Chat/

Telepon Sekarang

PADEPOKAN CIPTA RASA PADJAJARAN


081563944442

081222574445


IMPOTEN DIJAMIN SEMBUH DAN BISA BESAR DI TEMPAT


TIDAK TERBUKTI DI TEMPAT JANGAN DIBAYAR


KAMI JUAL BUKTI BUKAN JANJI


Alat vital anda kecil? loyo? tidak mampu memuaskan istri? atau anda sudah bosan berobat kemana-mana tidak mendapatkan hasil.


DISINILAH SOLUSI TERBAIK DAN PASTI BERHASIL100% TERBUKTI AMPUH


Mengapa harus pengobatan Disini ?

Kami Adalah Klinik Pengobatan Alternatif Khusus Pria Yang Terpercaya Bikin Pria Perkasa. Bersama biang kejantanan H. Muh Yusuf & Mbah Udin Sidik, Kami mampu mengatasi dan mengobati masalah seputar kejantanan & spiritual.


Klinik terapi alat vital padepokan cipta rasa padjajaran bersama mbah udin sidik merupakan terapi fenomenal yang berpengalaman, menyembuhkan pasien di berbagai wilayah di Indonesia khususnya surabaya, jakarta, sukabumi, bogor dan sekitarnya. Anda tak perlu ragu dengan pengobatan kami, buktikanlah langsung dan segeralah hubungi kami untuk merasakan keampuhannya.


ANDA INGIN MEPERBESAR UKURAN MR.P TANPA EFEK SAMPING


Berikut Pilihan nya :

PANJANG 15 CM DIAMETER 3 CM

PANJANG 17 CM DIAMETER 4 CM

PANJANG 20 CM DIAMETER 6 CM


Jangan sampai salah pilih, Pilihlah ahli terapi vitalitas terbaik yang dapat mambantu anda mengatasi masalah anda dengan aman dan nyaman dan itu hanya bisa anda di pengobatan vitalitas pria Padepokan Cipta Rasa Padjajaran.


Pelayanan terapi alat vital kami memberikan pelayanan terbaik untuk para pasien, ramah dalam melayani segala keluhan anda dengan baik. Baik pria maupun wanita dapat berkonsultasi dengan aman bersama kami karena privacy yang pasti terjaga. Biaya atau mahar yang kami tawarkan juga relatif murah terjangkau bila dibandingkan dengan terapi alat vital sejenis yang lainnya, jadi buktikan segera dan anda dapat merasakan hasil maksimal dan permanen hanya di pusat pengobatan alat vital cipta rasa padjajaran.


Bila anda ingin merasakan hasil yang memuaskan untuk mengembalikan keperkasaan dan percaya diri yang membuat kurangya harmonis dalam hubungan anda, anda dapat datang atau berkonsultasi langsung dengan kami agar hasil yang anda dapatkan dapat maksimal dan tidak mengecewakan. Anda dapat menghubungi kami melalui nomor layanan yang tertera, akan kami bantu seluruh masalah keluhan vitalitas anda dengan maksimal.


KELEBIHAN PENGOBATAN KAMI :


Melayani Konsultasi

Bebas konsultasi dan privasi anda pasti terjamin


Jadwalkan Kehadiran Anda

Bebas Jadwalkan kapan waktu anda ingin berkunjung ke klinik kami


Terasa Manfaatnya 1 Kali Coba,Sekali hadir di klinik kami, dapat anda rasakan langsung manfaatnya


Alamat Praktek Cabang :


BOGOR

Jalan Cidangiang Komplek Ci Parahiang No 8  RT 04 RW 05 Kel. Tegallega Kec. Bogor Tengah, Kota Bogor Jawa Barat – 16127 (samping mall botani square)


DKI JAKARTA

Jalan MKJ lll RT 02 RW 05 kelurahan bintaro Kec. Rempoa Jakarta Selatan

(Patokan Depan Giant Rempoa)


SURABAYA

Jln Ngagel Rejo Kidul, Gang Bratang 1A. No 1A. Kel Ngagel Rejo Kec Wonokromo Kota Surabaya Jawa Timur – 60245


SUKABUMI

Kp. Pajagan RT 02 RW 10, Kel. Cikahuripan Kec. Cisolok Kab.Sukabumi – Provinsi Jawa Barat 43366

Selamat datang di Website www.sumbarnet.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred: Firma Ragnius