BNN Sawah Lunto Buka Klinik Rehabilitasi Gratis


Sawahlunto(Sumbar).SNet- Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Sawahlunto menangkap 4 pria pengunjung tempat hiburan dan 1 wanita pemandu lagu yang terbukti positif narkoba di salah satu tempat hiburan dalam operasi penyelidikan yang dilakukan BNN pada 31 Agustus 2018 sekitar pukul 00.30 WIB di Sawahlunto.

Kepala BNN Kota Sawahlunto Drs.Guspriadi di kantornya mengatakan untuk menanggulangi peredaran narkotika di kota ini pihaknya rutin menggelar penyelidikan dan tes urin di tempat-tempat hiburan, bahkan di kantor dinas instansi.

Kepala BNN ini menghimbau kepada pemilik tempat hiburan untuk berupaya menghindari hal-hal seperti ini. Ia juga mengingatkan pemilik tempat hiburan untuk mematuhi Peraturan Daerah tentang batas waktu buka  tempat hiburan, yakni tidak lebih dari jam 12 tengah malam.

Selain melakukan operasi pengendalian peredaran narkotika,  BNN Kota Sawahlunto juga membuka klinik rehabilitasi.

Bagi yang ingin lepas dari jerat narkotika silahkan datang melapor ke kantor BNN Sawahlunto untuk mendapatkan layanan rehabilitasi gratis di klinik ini.

Pelaksanaan rehabilitasi tersebut merupakan salah satu program pemerintah untuk menyelamatkan anak-anak dari korban atau penyalahguna Narkoba. "Jika melaporkan diri, direhabilitasi bukan ditangkap dan diproses hukum," katanya.

Saat ini ada 9 pasien penyalahguna narkotika yang sedang menjalani rawat jalan di Klinik Rehabilitasi BNN Kota Sawahlunt dan 3 pasien lainnya menjalani rehabilitasi di RSUD Sawahlunto.

Erlina Juita Kasi Rehabilitasi BNN Sawahlunto mengatakan Klinik Pratama  ini hadir untuk membantu masyarakat sejak 2018 dan telah memiliki tenaga 2 orang dokter, perawat dan psikolog.

"Karena dalam UU tentang narkotika baik tersangka, terdakwa kasus narkotika serta korban  penyalahguna narkoba berhak mendapatkan rehabilitasi" ujar Erlina.

# SNet - Red / Humas Setdako Sawahlunto

0 Post a Comment:

Posting Komentar

Selamat datang di Website www.sumbarnet.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred: Firma Ragnius