Membangun Gerakan Poltik Berbasis Spiritualits Dan Budi Luhur


Jakarta.SNet- Sejak Gus Dur Tutup Usia pada 30 Desember 2009, maka sejak itu pula hampir tak terdengar lagi kata POLITIK dihubungkan dengan SPIRITUAL. Sehingga, kata spiritualitas amatlah asing bagi mereka yang bergelut di dunia tersebut. Tak heran, jika Politik kerap dipahami sebagai perebutan kekuasaan. Politik disempitkan ke dalam pengertian yang dirumuskan oleh Thomas Hobbes di dalam bukunya Leviathan, yakni perang semua melawan semua (bellum omnia contra omnes).

Karuan saja, di dalam politik, manusia seakan menjadi serigala bagi sesamanya (homo homini lupus). Kepentingan dan bahkan nyawa orang lain dikorbankan, demi mempertahankan dan memperbesar kekuasaan politik. Tak usah heran, jika politik dipahami dengan cara seperti ini, krisis politik pun terus terjadi. Kebencian dan prasangka menjadi udara yang dihirup bersama. Fitnah dan kedangkalan berpikir menjadi warna kehidupan sehari-hari. Hoax pun bertebaran dimana-mana.

Kehidupan politik lebih banyak berisi permainan uang, kata dan perebutan kuasa sebagai gejala infantilisme yang jauh dari dunia pikir, refleksi dan KONTEMPLASI. Maka tepatlah apa yang dikatakan Presiden Jokowi bahwa selama ini di panggung kehidupan kita, terutama panggung politik kita, terlalu banyak didominasi oleh jiwa-jiwa yang kosong, jiwa-jiwa yang kering.

Semua ini bisa dihindari, jika politik dan SPIRITUALITAS dihubungkan kembali dengan BUDI LUHUR. Semua upaya politik, seperti pembuatan kebijakan dan pendidikan politik masyarakat, akan percuma, jika tidak ada Spiritualitas dan nilai Budi Luhur di dalamnya. Ini seperti membangun gedung tinggi dengan fondasi yang amat lemah. Ia akan runtuh, ketika goncangan terjadi.

Namun, apa itu spiritualitas? Spiritualitas adalah sebuah sudut pandang yang melahirkan cara hidup tertentu, dimana kebutuhan tubuh dilihat hanya sebagai satu bagian dari keseluruhan hidup itu sendiri. Pendek kata, hidup itu lebih luas dari sekedar makan, pergi jalan-jalan, tampil sok religius di depan umum, membeli pakaian bagus, rumah bagus dan kendaraan mewah. Jika ini tak dipahami, orang akan terjebak pada hidup yang sia-sia dan penuh derita. Semoga menjadi bahan RENUNGAN kita bersama.

#SNet - AZ / Jenius

0 Post a Comment:

Posting Komentar

Selamat datang di Website www.sumbarnet.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred: Firma Ragnius