Kebahagiaan, Kesejahteraan dan Kekayaan Sebagai Barometer Kesuksesan


Jakarta.SNet- Ada tiga kata KERAMAT yang sering diperbincangkan orang, namun sayangnya tidak semua orang memahaminya. Karena itu, hanya sedikit orang yang bisa menikmatinya. Dalam keseharian kita kata BAHAGIA, SEJAHTERA dan KAYA HARTA sering disebut karena semua orang tentu menginginkannya. Tapi Sudahkah kita mendapatkannya dan kalau sudah memperoleh Sudahkah kita menikmatinya.???

Berbicara soal kebahagiaan, tentu masing-masing kita berbeda KONNSEPSI KEBAHAGIAAN yang ingin kita capai. Sebagai mahkluk hidup, manusia tidak terlepas dari serangkaian nilai-nilai yang terkait dengan hubungannya dengan alam sekitar. Manusia secara individual memiliki filsafat hidup. Filsafat hidup manusia adalah kesatuan nilai-nilai yang menurut manusia pemiliknya mempunyai derajat  yang paling agung dan kalau diwujudkan ia yakin akan memperoleh kebahagiaan.

Jadi, Fungsi Filsafat Hidup bagi seseorang adalah sebagai pedoman hidup untuk memperoleh kebahagiaan di semua bidang kehidupan, seperti keluarga, pencarian nafkah, kemasyarakatan, karena pada hakekatnya semua manusia yang hidup senantiasa  berusaha memperoleh kebahagiaan. Maka, konsepsi kebahagiaan seseorang berkaitan erat dengan FALSAFAH HIDUPNYA.

Sedangkan KESEJAHTERAAN dalam istilah umum, menunjuk ke KEADAAN yang BAIK, kondisi manusia di mana orang-orangnya dalam keadaan makmur, dalam keadaan sehat dan damai. Jadi, kesejahteraan seseorang dapat terkait dengan tingkat kepuasan (utility) dan kesenangan (pleasure) yang dapat diraih dalam kehidupannya guna mencapai tingkat kesejahteraannya yang diinginkan.

Kesejahteraan hidup seseorang dalam realitanya, memiliki banyak indicator keberhasilan yang dapat diukur. Misalnya, kesejahteraan masyarakat menengah ke bawah dapat di representasikan dari tingkat hidup masyarakat ditandai oleh terentaskannya kemiskinan, tingkat kesehatan yang lebih baik, perolehan tingkat pendidikan yang lebih tinggi, dan peningkatan produktivitas masyarakat. Kesemuanya itu merupakan cerminan dari peningkatan tingkat pendapatan masyarakat golongan menengah kebawah.

Sementara itu, Kekayaan adalah sama dengan KEMAMPUAN untuk terus BERTAHAN Hidup dengan GAYA hidup yang ada, TANPA harus BEKERJA. KAYA adalah RELATIF. Sebagian orang merasa kaya ketika mempunyai uang
10 juta rupiah. Sebagian orang merasa tidak kaya walaupun sudah memiliki
uang 10 milyar.

Menurut majalah Forbes kaya adalah orang yang mempunyai penghasilan 1 juta US keatas setahunnya. Sedangkan menurut Robert T. Kiyosaki yang mengutip dari gurunya Buckminster Fuller bahwa kaya adalah bukan berapa besar ACTIVE INCOME anda melainkan KAYA adalah apabila PASSIVE INCOME lebih besar dari biaya hidup. Yang dimaksud passive income disini adalah UANG yang
MASUK TANPA harus BEKERJA.

Nah, semoga dengan penjelasan singkat di atas dapat menambah pemahaman Anda tentang Kebahagian, Kesejahteraan dan Kekayaan sebagai ukuran kesuksesan seseorang. Seiring dengan itu, perlu juga dijelaskan latar belakang KARAKTER orang yang selalu SUKSES bahagia dan karakter yang selalu sedih, kesal, bingung, serta GAGAL. Untuk sukses-bahagia, ternyata resepnya sederhana, yaitu relaks, fokus, yakin dan tawakal (pasrah diri).

# SNet - AZ / Jenius

0 Post a Comment:

Posting Komentar

Selamat datang di Website www.sumbarnet.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred: Firma Ragnius