Tukiman Bersyukur Dapat Nomor Urut 40


Solok.SNet- Calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI), Tukiman, mengaku sangat bersyukur mendapatkan nomor urut 40 dalam Daftar Calon Sementara (DCS) yang dikeluarkan KPU, 1 September lalu. Menurut Tukiman, nomor 40 memiliki banyak arti positif. Terutama dalam segi kedewasaan usia dan risalah kerasulan dalam beragama.

“Rasulullah diangkat menjadi rasul pada usia 40 tahun. Dari usia, di umur 40 tahun, manusia mencapai kedewasaan. Ditambah lagi, nomor urut 40 gampang diingat. Karena itu, saya sangat bersyukur mendapatkan nomor urut 40 ini,” ungkapnya.

Tukiman juga menuturkan, dirinya bersama Relawan Setia Tukiman (Restu), optimistis dengan nomor urut 40 ini, sosialisasi dan perkenalan dirinya semakin mudah. Menjelang pengumuman Daftar Calon Tetap (DCT) pada 20 September mendatang, Tukiman berharap seluruh proses bisa berlangsung lancar. Sehingga, sosialisasi bisa lebih gencar dilakukan ke seluruh elemen masyarakat Sumbar.

“Setelah pengumuman DCT nanti, pergerakan Restu untuk sosialisasi akan lebih intensif lagi. Kami berharap seluruh proses dan mekanisme akan berlangsung lancar,” ujarnya.


Siapa Tukiman?

Nama Tukiman bagi sebagian masyarakat Sumbar masih terdengar asing. Hal yang lumrah, karena pria kelahiran 5 Juli 1981 tersebut, selama ini fokus menjadi petani bawang di Nagari Sungai Janiah, Kabupaten Solok dan mengurus perkebunan sawitnya di Pasaman Barat. Namun, pria keturunan Jawa, kelahiran Desa Baru Pasaman Barat dan menjadi sumando di Nagari Sungai Janiah Kabupaten Solok tersebut, adalah Ketua Umum Garda Desa Indonesia. Sebuah organisasi yang fokus pada peningkatan potensi dan ekonomi desa/nagari/jorong.

“Garda Desa Indonesia fokus pada pembangunan ekonomi berbasis produk desa. Terutama produk unggulan yang diharapkan mampu bersaing baik di tingkat lokal, regional dan internasional,” ujar Ayah lima anak ini.

Pilihannya ke DPD RI, di hidupnya yang terbilang sangat mapan, Tukiman menyatakan hal itu tidak lebih untuk misinya menguatkan peran masyarakat desa, nagari dan jorong. Salah satunya adalah bagaimana mengembalikan kedudukan jorong secara administratif dan hak, sama seperti desa. Tukiman menyatakan, saat ini dengan menyamakan nagari sebagai desa, masyarakat Sumbar banyak dirugikan. Salah satunya dalam Alokasi Dana Desa (ADD), penyamaan nagari dengan desa, membuat alokasi tidak adil.

Saya memilih DPD, karena posisinya yang independen. Walaupun fungsi DPD saat ini dinilai berbagai pihak belum maksimal, namun ke depan, tentu akan ada penguatan. DPD tentu tidak bisa disamakan haknya dengan DPR, karena DPD ditujukan sebagai sarana perjuangan daerah. Misalnya tentang perjuangan memaksimalkan potensi daerah. Tentu saja DPD punya saluran untuk memperjuangkan adanya regulasi, agar potensi di daerah bisa maksimal,” ungkapnya.

Tentang identitasnya yang keturunan suku Jawa, di Sumbar yang mayoritas Minangkabau, Tukiman menegaskan hal itu bukanlah sebuah kekurangan. Pria yang merupakan “Sumando” di Nagari Sungai Janiah, Kabupaten Solok itu, justru menilainya sebuah kelebihan. Menurutnya, keturunan suku Jawa adalah suku terbanyak kedua, yang tersebar di seluruh wilayah. Ditambah lagi statusnya yang merupakan Urang Sumando, Tukiman meyakini elektabilitas (keterpilihan) dirinya semakin tinggi.

Selama ini, antara Suku Jawa dengan Suku Minang, serta suku-suku lain di Sumbar ini, telah hidup berdampingan dengan rukun dan saling mendukung. Warna-warni itu lah yang membuat kita bisa maju dan berkembang maksimal,” ujarnya.

Dengan tagline “Anak Desa Untuk DPD RI”, Tukiman optimistis dirinya akan mampu bersaing dan meraup suara yang cukup, untuk meraih satu kursi dan alokasi empat kursi DPD RI asal Sumbar. Tidak hanya dari kantong-kantong suara di daerah yang didiami keturunan Suku Jawa, tapi di seluruh daerah di Sumbar.

“Saya putra Pasaman, Sumando Rang Solok, Suku Jawa, tapi sesuai pepatah dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung, saya berbuat dan berjuang untuk Sumatera Barat,” tegasnya.


# SNet - Red / Rijal Islamy - Patronnews

0 Post a Comment:

Posting Komentar

Selamat datang di Website www.sumbarnet.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred: Firma Ragnius