Perlu Sinergi Percepatan Pembangunan Industri Perikanan Nasional Sebagai Upaya Pemerataan Kesejahteraan Nelayan


Jakarta.SNet- Pembangunan Industri Perikanan Diperkirakan Bakal Mandek Tahun Depan, jika Pemerintah Indonesia tidak serius dalam menerjemahkan Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2017 tentang Rencana Aksi Percepatan Pembangunan Industri Perikanan Nasional. Sesuai Perpres, seharusnya Pemerintah fokus untuk menyelesaikan segala persoalan yang ada dalam industri perikanan dan segera melakukan pembangunan fisik sebanyak-banyaknya, demi kepentingan industri tersebut. 

Demikian disampaikan Direktur Nusantara Development Incorporated Erdian Widodo Drajat, ST dalam Dialog Kebijakan untuk Sinergitas Percepatan Pembangunan Industri Perikanan Nasional Sebagai Upaya Pemerataan Kesejahteraan Nelayan dan Pekerja di Sektor Perikanan Tangkap dan Budidaya yang digelar Persemakmuran Pewaris Nusantara di Meeting Room PT. Citra Samudera Raya, Pejaten, Jakarta Selatan. 

Permasalahan yang dimaksud Direktur Nusantara Development itu, seperti program peralihan alat tangkap, pengelolaan sumber daya perikanan yang sudah overfishing, pemberdayaan nelayan yang fokus pada pengelolaan usaha perikanan berbasis koperasi, dan akses terhadap permodalan. Kemudian, permasalahan seperti restorasi sumber daya pesisir dan laut yang penting sebagai pendekatan ketersatuan ekosistem, belum juga menjadi perhatian utama Pemerintah.

Permasalahan seperti itu, menurut Erdian seharusnya sudah bisa dipikirkan oleh Pemerintah Pusat. Yang lebih parah, kata dia, beberapa program strategis untuk membangun industri perikanan seperti revitalisasi galangan kapal nasional, dan upaya pemberdayaan koperasi nelayan, juga belum nampak. “Justru, dari berbagai program nasional yang diusulkan, titik berat dari arah kebijakan kelautan dan perikanan nasional masih tidak jauh berubah dari kebijakan sebelumnya, mendorong tingkat produksi,” ungkapnya.

Padahal, menurut Erdian, saat, ini tingkat produksi sudah besar, namun ketersediaan Kapal pengangkut dari zona penangkapan ke Industri Pengolahan dan Pengalengan ikan mengalami kesulitan. Karena itulah pemerintah perlu mempercepat pembangunan industri perikanan nasional. Keberhasilan (pemberantasan pencurian ikan) ini perlu diikuti oleh rencana dan strategi pengelolaan perikanan melalui pembangunan industri perikanan.

“Dengan pembangunan industri perikanan nasional, kemungkinan akan menyerap sekitar 3,8 juta penduduk Indonesia yang bekerja di bidang industri perikanan dari hulu ke hilir. Agar dapat memanfaatkan stok kelautan dan perikanan yang berlebih setelah pemberantasan aktivitas pencurian ikan di perairan Nusantara,” pungkas Erdian.

# SNet - AZ

0 Post a Comment:

Posting Komentar

Selamat datang di Website www.sumbarnet.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred: Firma Ragnius