Jokowi Bersama Guru


Bogor.SNet- Selalu ada yang mengejutkan dari kehadiran Jokowi di sebuah acara. Pada peringatan Hari Guru Nasional 2015 di Istora Senayan, Jokowi bertemu dengan beberapa guru yang mengajarnya saat duduk di bangku sekolah menengah di Solo.

“Tadi yang saya salami seingat saya baru dua. Yang saya tahu, beliau guru Biologi saya. Karena sudah 40 tahun, mudah-mudahan enggak salah, namanya Bu Nurhayati. Silakan berdiri Bu,” kata Jokowi.
Ibu guru Jokowi ini kemudian berdiri dari bangku duduk peserta dan melambaikan tangan ke arah Jokowi. Mantan Wali Kota Solo itu pun membalas lambaian tangan Bu Guru dengan senyuman khasnya. ‎

Melihat beberapa gurunya yang ada di barisan depan, Jokowi mencoba mengingat nama-nama guru tersebut. “Itu yang kedua, Bu Parmi Sarwoto. Mana ibu, coba bisa berdiri. Yang lain ada guru SMA saya, tapi belum saya salami,” kata Jokowi.
Jokowi kemudian meminta guru lainnya yang juga hadir untuk berdiri. “Saya ingat, yang paling sebelah sini adalah Pak Sudadi. Dulu guru Biologi saya juga. Kemudian ada Bu Sri Winarni,” kata Jokowi.

Ia pun kemudian meminta salah seorang guru, yang ia sebut Bu Ening, untuk berdiri. Guru Kimia itu menurutnya adalah salah satu guru favorit dan yang paling diingat saat duduk di bangku SMA.
“Yang saya ingat Bu Ning, guru Kimia saya. Dulu Kimia saya nilainya paling bagus. Kalau enggak percaya, tanya Bu Ning,” kata Jokowi sambil tersenyum.

Jokowi dalam kesempatan itu mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada para gurunya yang hadir karena, katanya, tanpa peran mereka, ia tidak akan bisa menjadi seperti saat ini.

“Saya sendiri adalah karya guru-guru saya. Kita semua merupakan karya dari para guru kita,” ucap Jokowi.
Pada akhir acara, Jokowi menyempatkan diri bersalaman kepada para gurunya. Ia bahkan sempat mencium seorang gurunya yang datang dengan kursi roda. Momen itu pun sempat membuat haru ribuan guru yang hadir dalam acara itu.

"Selfie" dengan guru Tahun ini, peringatan Hari Guru Nasional 2018 dan HUT PGRI berlangsung di Stadion Pakansari, Bogor. Secara ‘aksi’ Jokowi melakukan gaya lain yang tak kalah menarik di depan kamera, yakni selfie (swafoto) bersama guru.

Jika biasanya masyarakat yang meminta swafoto kepada Jokowi, kali ini Jokoiw sendiri melakukan swafoto tersebut dengan telepon genggamnya. Swafoto ini dilakukan saat dirinya hendak keluar dari Stadion Pakansari.

Dalam acara bertema ‘Meningkatkan Profesionalisme Guru Menuju Pendidikan Abad 21’ ini, Jokowi berbaur dengan para guru dan kompak mengenakan pakaian yang sama, batik PGRI berwarna putih.

Tapi yang penting bukan hanya gaya. Jokowi menegaskan kebijakannya terkait pengangkatan guru honorer.

Menurut Jokowi, pemerintah sangat berpihak pada pengangkatan guru. Ditegaskan, untuk mengatasi kekurangan tenaga pengajar di sejumlah daerah, pemerintah secara bertahap dan berkelanjutan akan merekrut para guru untuk meningkatkan mutu pendidikan nasional.

“Pada tahun ini rekrutmen CPNS terbanyak adalah guru yang mencapai 114 ribu guru,” papar Jokowi.
Pemerintah juga menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Peraturan ini membuka peluang pengangkatan guru menjadi PPPK bagi yang telah melampaui usia maksimal yang ditetapkan oleh undang-undang untuk menjadi PNS. PPPK ini memiliki hak yang setara dengan PNS.

Jokowi berjanji akan terus mengawal persoalan yang dihadapi para guru. “Bapak, ibu guru, percayakan ini kepada kami. Tetapi kalau memang ada yang salah tolong saya diingatkan,” ungkap Jokowi.
Jelas.

# SNet - Red/Jokowi App

0 Post a Comment:

Posting Komentar

Selamat datang di Website www.sumbarnet.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred: Firma Ragnius