Jokowi Dorong BUMN Berkelas Dunia


Jakarta.SNet- Sebanyak 430 ribu perusahaan dinilai oleh Forbes. Dua ratus di antaranya dinobatkan sebagai yang terbaik. Empat BUMN Indonesia termasuk di dalamnya.

Bank Mandiri bahkan menempati urutan sebelas. Sejajar dengan perusahaan besar dunia. Nilai itu diukur dari sisi lingkungan kerja atau "Global 2000-World’s Best Employers".

Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Survei dan Konsultan Kementerian BUMN Gatot Trihargo belum lama ini menyatakan, "Peringkat Forbes ini menunjukkan BUMN Indonesia memiliki daya saing kuat."

Bank Mandiri memulai terobosan itu. Empat bank bangkrut pada masa krisis moneter, disulap menjadi raksasa yang gesit dan efisien. Kini, bank plat merah itu berani unjuk gigi di kancah dunia.

Semua itu hasil kerja keras banyak orang, terutama jajaran direksinya. Tetapi, pusaran energi besar yang menggerakkan mesin raksasa itu adalah pucuk pimpinan tertinggi, Presiden Joko Widodo. Ia memberikan target kerja dan contoh nyata pada bawahannya.

Inspirasi itu menjadi kiblat bagi banyak orang. Bagi mereka yang ingin berubah menjadi lebih baik.

Dengan keleluasaan mengelola, tanpa intervensi "kepentingan istana", BUMN pelan-pelan menata dirinya. Kesuksesan empat BUMN menjadi perusahan yang nyaman untuk bekerja, adalah bukti nyata adanya perbaikan besar-besaran di sana.

"Saya harapkan pengelolaan BUMN dijalankan berdasarkan paradigma yang menempatkan BUMN sebagai korporasi bisnis. Jangan lagi ada intervensi-intervensi ke perusahaan BUMN, sehingga BUMN kita bisa bersaing, berkompetisi, dalam skala global," kata Presiden.

Di tangan orang yang tepat, Bank Mandiri, Telkom, Bank BNI, Bank BRI, menunjukkan kelasnya.

Kabar baik dari Forbes ini menunjukkan, yang dibangun Jokowi bukan hanya infrastruktur, tapi juga persoalan human capital. Ia mendekonstruksi stereotipe bangsa pemalas. Merombak paradigma lama yang serba lambat dan ruwet. Semua orang dilecut untuk maju, berdaya saing, memiliki kepercayaan diri tinggi, pekerja keras.

Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan, total keuntungan BUMN naik 30 persen selama tiga tahun kepemimpinan Presiden Jokowi. Hingga akhir tahun 2017, keuntungannya mencapai Rp 187 triliun.

"Berarti dalam 3 tahun bisa meningkat Rp 44 triliun," ujar Rini.

# SNet - Red/Jokowi App

0 Post a Comment:

Posting Komentar

Selamat datang di Website www.sumbarnet.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred: Firma Ragnius