Kini Blok Rokan Dikelola Indonesia Setelah 90 Tahun


Jakarta.SNet- Tudingan terhadap Jokowi yang dianggap berpihak ke asing dijawab dengan lugas oleh Jokowi. Jokowi mengambil alih pengelolaan Blok Rokan yang sudah 90 tahun dikelola perusahaan asing untuk dikelola oleh Indonesia.

Jokowi menyampaikan, bahwa tantangan untuk mengambil alih Rokan bukan perkara mudah, namun Jokowi tetap bersikeras dan berani mengambil keputusan.

"Tidak ada rasa takut sedikit pun!" kata Jokowi saat menghadiri acara Bravo 5 di Putri Duyung Ancol, Jakarta, Senin (10/12/2018).

Untuk mewujudkan kedaulatan energi di Indonesia, Blok Rokan akan dikelola oleh Indonesia melalui Pertamina yang ditunjuk sebagai pemenang Blok Minyak dan Gas (Migas) Rokan. Pertamina berhak mengelola Blok Rokan setelah kontrak Chevron Pacific Indonesia habis pada 2021 sampai tahun 2041.

Pengambilalihan ini akan memberikan keuntungan sebesar Rp 825 triliun bagi negara.

Wakil Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar mengatakan, nantinya negara bisa mendapatkan bagi hasil minyak dan gas bumi rata-rata sebesar 48 persen selama 20 tahun. Sisanya milik kontraktor yang ada di blok tersebut, termasuk Pertamina.

Bagi hasil tersebut juga ada tambahan diskresi dari Menteri ESDM sebesar 8 persen. Bonus tanda tangan mencapai 783 juta dollar AS atau Rp 11,3 triliun. Kemudian pendapatan negara 20 tahun ke depan 57 miliar dollar AS atau Rp 825 triliun.

Sebagai informasi pada semester pertama tahun 2018, lifting Rokan sebesar 207.148 barrel per hari (bph). Hingga akhir tahun, SKK Migas memprediksi lifting minyak Rokan di akhir 2018 akan mencapai 205.952 barrel per hari (bph).

Arcandra Tahar juga menyampaikan bahwa peningkatan produksi, bisa menggunakan teknologi tingkat lanjut (Enhanced Oil Recovery/EOR).

Dengan demikian, persediaan energi di Indonesia bisa lebih terjamin. Saat ini saja, Indonesia mengimpor minyak mentah sekitar 400.000 bph. Kalau berkurang 100.000 bph, itu sudah cukup lumayan untuk mengurangi ketergantungan impor dan keamanan suplai bisa semakin membaik.

Penghematan devisa bisa mencapai sekitar 4 miliar dollar AS per tahun, serta menurunkan biaya produksi hilir secara jangka panjang. Karena karakteristik minyak di Blok Rokan sudah sesuai dengan konfigurasi kilang nasional sehingga produksi minyak Blok Rokan juga bisa diolah di dalam negeri, yakni di Kilang Balongan, Dumai, Plaju, dan Balikpapan dan lainnya.


# SNet - Red/Jokowi App

0 Post a Comment:

Posting Komentar

Selamat datang di Website www.sumbarnet.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred: Firma Ragnius