Persemakmuran Pewaris Nusantara Akan Bangun Kawasan Wisata Budaya, Tradisi dan Religi


Jakarta.SNet- Sesungguhnya Indonesia adalah Negara Besar, dan kita wajib bersyukur bahwa berbagai suku dan budayanya dapat terjalin dalam kebersamaan, saling toleransi di bawah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan Dasar Negara Pancasila dan tali pengikat Bhineka Tunggal Ika. Namun demikian, kita harus mulai sadar bahwa Pluralitas (kemajemukan) di Negeri kita mulai terusik bersamaan dengan terkikisnya peran Budaya Nusantara.

Demikian disampaikan Ketua Umum Persemakmuran Pewaris Nusantara, KGPH Eko Gunarto Putro, MM kepada wartawan selesai menghadiri Rapat Kordinasi dengan Yayasan Royal Amartha Nusantara (RAMSA) di kantornya, Pejaten Office Park, Jakarta Selatan. “ Karena itu perlu kita Apresiasi, Gagasan pembangunan Kawasan Wisata Budaya, Tradisi dan Religi Nusantara yang digagas Yayasan RAMSA dan PT. Lumbung Makmur Sejahtera Nusantara,” imbuhnya.

Menurut Kangjeng Eko, hal tersebut merupakan upaya dalam ikut serta melestarikan Budaya Nusantara serta menjaga keutuhuan NKRI. Disamping itu, ada keinginan dan harapan yang sangat kuat dari Yayasan RAMSA, bahwa dikemudian hari Kawasan ini dapat menjadi rujukan bagi masyarakat yang ingin menuntut Ilmu dalam bidang Kebudayaaan dengan segala turunannya, serta dapat menjadi ajang silaturahmi bagi seluruh komponen Bangsa guna mencari titik temu dalam menyelesaikan persoalan bangsa.

“Maksud dari Pembangunan Kawasan Wisata Budaya, Tradisi dan Religi Nusantara di Jawa Timur ini adalah membangun suatu Kawasan yang tidak hanya sekedar sebagai obyek Wisata, tetapi juga berfungsi sebagai sarana Pendidikan, obyek Penelitian, tempat Pelatihan dan berbagai hal yang berkaitan dengan masalah Religius dan Kebudayaan,” Kangjeng Eko menjelaskan.

Adapun tujuannya menurut Kangjeng Eko adalah :

1. Membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya Sejarah sebagai instrument untuk mengukur perkembangan peradaban dan kemajuan yang dicapai bangsa kita.

2. Memberi kesempatan kepada masyarakat untuk menggali lebih jauh tentang proses Asimilasi Kebudayaan di Nusantara serta kaitannya dengan sejarah, sehingga mereka memahami peran Kerajaan- kerajaan Nusantara dalam sejarah terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Kangjeng Eko mengatakan sesuai dengan Harapan semua pihak tentang masa depan Bangsa, maka sasaran yang ingin kita capai antara lain;

1. Sasaran Sosial
Meningkatnya hubungan sosial antara berbagai suku, golongan dan etnis yang ada di Indonesia karena mereka sadar bahwa mereka berada dalam Gerbong yang sama serta tujuan yang sama yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia yang Adil, Makmur dan berdaulat.

2. Sasaran Budaya
Tegaknya Pluraritas (kemajemukan) sehingga saling menghargai Budaya masing-masing. Dengan demikian masing-masing suku dapat menjalankan aktifitas kebudayaan mereka dengan aman dan nyaman.

3. Sasaran Politik
Berkaca pada dinamika sejarah masa lalu (baik yang positif maupun yang negatif), diharapkan dapat memberikan Pendidikan Politik yang positif sehingga akan lahir pemimpin-pemimpin yang berkwalitas, jujur, dan bertanggung jawab semata-mata demi Negara dan Bangsa.

“Begitu besarnya manfaat serta nilai dari Proyek ini, maka sangat mustahil dapat terwujud tanpa dukungan dari semua pihak, khususnya dari yang terhormat para Raja se Nusantara sebagai Stake Holder Budaya Nusantara. Oleh karena itu,  kami sangat berharap bahwa semua pihak (khususnya yang Mulia para Raja se Nusantara), berkenan untuk mendukung Pelaksanaan Pembangunan Destinasi Wisata ini, baik secara Moril maupun Materiil,” pungkas Kangjeng Eko.

# SNet - AZ/Jenius

0 Post a Comment:

Posting Komentar

Selamat datang di Website www.sumbarnet.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred: Firma Ragnius