Koalisi Jokowi Tidak Ingin Diganggu Gerindra


Jakarta. SNet- Partai Gerindra tidak ingin menjadi pengganggu dalam koalisi pemerintahan Presiden Joko Widodo. Prinsipnya, mereka siap berada di dalam maupun di luar pemerintahan.

Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Edhy Prabowo mengatakan, Gerindra menyerahkan sepenuhnya kepada Jokowi apakah akan mengajak bergabung dalam koalisi Jokowi-Ma'ruf atau tidak. Yang pasti, sejauh ini tidak ada pembicaraan mendalam soal itu.

"Kita tidak bicara sejauh itu dan kami tidak mau menempatkan diri juga sebagai pengganggu keharmonisan di internal mereka (Koalisi Indonesia Kerja). Silakan saja, kan keputusan akhir di Presiden," kata Edhy di ruang Fraksi DPR Partai Gerindra, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (25/7/2019).

Pernyataan Edhy merespons kabar PDIP yang membuka peluang kepada partai Gerindra untuk masuk ke dalam koalisi pemerintahan.

Edhy menyampaikan apa yang dikatakan Prabowo soal posisi Partai Gerindra di lima tahun mendatang kepada Megawati dalam perbincangan empat matanya kemarin. Apa yang dikatakan mantan Danjen Kopassus itu juga sama seperti yang disampaikan kepada Jokowi sebelumnya.

"Bu, secara prinsip ya kan sudah juga disampaikan ke Pak Jokowi, kalau memang kita dibutuhkan ya kita siap. Tapi kalau tidak, ya kita di luar juga enggak ada masalah. Jangan sampai khawatir dengan adanya kita kemudian seolah-olah kita akan mengambil jabatan siapa," ujar Edhy menirukan apa yang disampaikan Prabowo kepada Mega.

"Kita sudah 10 tahun istilahnya di luar pemerintahan. Dan buat kita, membangun negeri itu tidak harus dengan jabatan," tutur Edy, kembali menirukan ucapan Prabowo.

#SNet - iNews

0 Post a Comment:

Posting Komentar

Selamat datang di Website www.sumbarnet.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred: Firma Ragnius