Genny Putrinda Apresiasi Pelatihan Menjahit Bagi Dasawisma PKK


SUMBARNET.COM - Salah satu hal perempuan di bidang sosial budaya sebagaimana diatur Peraturan Wali Kota Padang No.2 Tahun 2014 tentang pengembangan perempuan dalam pembangunan berbasis kelurahan, adalah hak perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pekerjaan atau pun jabatan struktural/fungsional dengan tetap memperhatikan nilai-nilai kompetensi tanpa diskriminasi.

Masyarakat Minangkabau dengan sistem matrilinialnya menempatkan perempuan pada posisi yang strategis dan terhormat. Peran itu tidak hanya terlihat pada fungsi reproduksi melahirkan anak yang tidak dimiliki kaum bapak saja, tetapi perempuan juga memiliki andil dan peran dalam pembangunan. Begitu juga dalam mendidik anak yang berkualitas yang menentukan maju mundurnya suatu negara.

Demikian disampaikan Ketua GOW Kota Padang Ny. Genny Putrinda sewaktu membuka acara Pelatihan Menjahit yang diikuti anggota kelompok dasawisma se-Kota Padang di Ruang Pertemuan TP-PKK Kota Padang, Senin (21/10/2019).

Dia menjelaskan, sesuai fenomena yang berkembang akhir-akhir ini, peranan perempuan terlihat semakin komplek dan semakin berkembang. Hal itu didasari mengingat perempuan tidak hanya sebatas ibu rumah tangga, tetapi juga turut membantu suaminya menambah penghasilan untuk mencukupi kebutuhan hidupnya dan keluarganya.

"Untuk itu, para kaum ibu perlu diberikan pelatihan-pelatihan yang bersifat menambah keterampilan seperti kegiatan yang kita lakukan sekarang ini. Semoga melalui kegiatan pelatihan keterampilan menjahit ini diharapkan semakin tumbuhnya wirausahawan-wirausahawan baru di Kota Padang. Dimana upaya ini merupakan salah satu dari program unggulan (progul) Wali Kota-Wakil Wali Kota Padang," jelas dia.

Menurut istri Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa itu, pelatihan ini tentunya berarti penting mengingat beberapa faktor penyebab kemiskinan itu antara lain tingkat pendidikan yang rendah, kurangnya modal dan tidak memiliki skill atau keterampilan.

"Maka itu peranan PKK sangat penting dan menentukan. Oleh karenanya kepada setiap anggota dasawisma perlu diberikan skill dan keterampilan untuk menghasilkan hasil karya yang dapat menambah penghasilan pendapatannya sendiri. Sehingga setiap kelompok dasawisma akan menjadi 'home industry' yang juga akan menunjang pendapatan asli daerah (PAD)," tukuknya.

"Kepada ibu-ibu peserta pelatihan kami tentu berharap ntuk mengikuti rangkaian kegiatan dengan tekun dan disiplin. Sehingga setelah mengikuti pelatihan dapat membentuk kelompok usaha yang solid dengan prinsip maju bersama. Kemudian juga agar menularkan kemampuan ibu-ibu pada kelompok dasawisma PKK di sekitar tempat tinggal masing-masing," ulas Genny mengakhiri.

#AdF | David/humas

0 Post a Comment:

Posting Komentar

Selamat datang di Website www.sumbarnet.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred: Firma Ragnius