Moeldoko Beri Bantuan Buat Petani Piruko


SUMBARNET.COM - NKRI harga mati, bukan cuma ditebus dengan kuatnya angkatan perang yang dimiliki, namun angkatan perang itu bisa saja lumpuh seketika, jika persoalan ketahanan pangan yang rapuh. Itulah sebabnya, para jenderal tidak hanya ditugasi dalam soal perang, namun juga ditugasi bagaimana membangun ketahanan pangan.

Jenderal Moeldoko, meski sudah pensiun beberapa tahun belakangan, namun mantan Panglima TNI itu tetap eksis dalam upayanya memperkuat ketahanan pangan Indonesia. Seperti pada saat berkunjung ke Dharmasraya, pensiunan jenderal bintang empat ini menyempatkan diri anjangsana ke arena pertanian di kabupaten berjuluk Ranah Cati Nan Tigo.

Dalam anjangsana yang didampingi Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan, Sekda Adlisman, Kadis Pertanian Darisman, Kadis SosPPAPPKB Bobby P Riza, Kadis Pendidikan Marius, Kadis PUPR Junaedi Yunus, dan Kabag Humas Budi Waluyo, Moeldoko menyempatkan berdialog langsung dengan perani di Piruko, Nagari Sitiung, Kecamatan Sitiung.

Dalam dialog tersebut, petani di sana mengadukan masalah penyakit yang kerap menyerang tanaman padi rakyat. Menurut petani penyakit blas merupakan salah satu yang paling ditakuti. Terhadap permasalahan itu, Moeldoko yang juga ketua umum HKTI (Himpunan Kerukunan Tani Indonesia) itu menjelaskan agar petani membuat rekayasa jarak.tanam sehingga sinar matahari bisa masuk ke pangkal tanaman dan mengurangi serangan penyakit blas.

Selan menggelar dialog, Moeldoko juga memberikan bantuan benih padi varietas M 70 dan D 400 yang merupakan varietas unggul. Berapa banyak bantuan benuh dan pupuk yang duanjikan Moeldoko, mang belum teramg benar, namun Moeldoko minta petani menyediakam layan swluas 40 hektar. Barietas padi yang dikembangkan Moeldoko nerupa M 70 merupakan varietas yang berumur pendek sekitar 70 hari. Sementara D 400 umurnya sekitar 3 bulan. Kedua varietas diklaim bisa memperbaiki produktifitas sawah. Hanya saja kedua varietas membutuhkan perawaran intensif agar bisa mencapai produksi optimum.

Selain membantu bibit, Moeldoko juga berjanji membantu pupuk dan sekaligus tenaga pendamping untuk membantu petani melaksanakan budidaya tanaman padi varietas baru itu. "Ikuti semua petunjuk pendamping. Kalau sudah ok, mudah mudahan berhasil. Kalau ndak dikuti percuma saja," kata Moeldoko.

Usai anjangaana, Moeldoko bersama tim kembali ke Muaro.Bungo untuk sepanjutnya tebang ke Jakarta. Butapi Sutan Riska dan Bupati Bungo menyempatkan diri melepas kunjungan KSP perdana ke Sumbar pasca adanya pelantikan presiden beberapa pekan sebelumnya.

#AdF | humas

0 Post a Comment:

Posting Komentar

Selamat datang di Website www.sumbarnet.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred: Firma Ragnius