Tatap Muka Menkopolhukam Didampingi Panglima TNI dan Kapolri Bersama Pengungsi di Mimika


SUMBARNET.COM - Pada hari Rabu tanggal 9 Oktober 2019 pukul 10.30 Wit bertempat di Bandara Mozes Kilangin, Kabupaten Mimika telah tiba Menkopolhukam Jenderal TNI (Purn) Dr. Wiranto, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P dan Kapolri Jenderal Polisi Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D bersama rombongan dalam rangka kunjungan kerja tatap muka dengan pengungsi Wamena dan Ilaga.

Rangkaian kegiatan:
Pukul 10.38 Wit, Pesawat TNI AU B737/A-7305, Pilot Mayor Pnb Irwanda S. yang membawa Menkopolhukam Jenderal TNI (Purn) Dr. Wiranto, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P dan Kapolri Jenderal Polisi Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D bersama rombongan landing di Bandara Mozes Kilangin Timika dari Jayapura.

Pukul 10.55 WIT, Menkopolhukam dan Panglima TNI dan Kapolri beserta rombongan menuju Rimba Papua Hotel, untuk bertatap muka dengan pengungsi dari Wamena dan Ilaga.

Wakil Bupati Mimika Johanes Rettob dalam sambutannya menyampaikan, situasi Kabupaten Mimika sampai saat ini masih aman kondusif, sebagian warga pengungsi secara bertahap telah pulang ke daerah masing-masing menggunakan pesawat herkules milik TNI dan saat ini hanya tersisa sebanyak 9 orang warga pengungsi.

Pemda Kabupaten Mimika hanya bisa memberikan bantuan berupa tempat, makanan, minuman, obat-obatan dan pakaian layak pakai.  Para warga pengungsi di Kabupaten Mimika hampir sebagian besar telah di jemput langsung oleh Paguyuban masing-masing.

Menkopolhukam Jenderal TNI (Purn) Dr. Wiranto pada kesempatannya mengatakan bahwa saya bersama rombongan datang ke Papua atas petunjuk langsung bapak Presiden RI untuk melihat langsung kondisi di Papua sekaligus bertemu langsung dengan warga pengungsi, Toga, Todat dan Tomas Papua. Kehadiran kami disini tentunya akan menyerap apa yang dialami warga pengungsi untuk selanjutnya kita laporkan kepada bapak Presiden RI supaya diambil suatu kebijakan lebih lanjut.

Kami sudah bertemu dengan para warga pengungsi di Wamena, pada dasarnya mereka masih ingin hidup di tanah Papua, membangun kekeluargaan yang harmonis dan damai dengan masyarakat Papua. Kerusuhan kemarin dilakukan oleh oknum-oknum tertentu yang ingin memisahkan diri dari NKRI, sekarang aparat Kepolisian sedang mengejar oknum-oknum tersebut.

Pengurus IKT Daud Bunga SH dalam kesempatannya mengapresiasi kepada TNI-POLRI karena bisa melihat langsung kondisi warga pengungsi dan bagi kami ini merupakan suatu perhatian yang luar biasa.

#AdF | humas

                                                                                           

0 Post a Comment:

Posting Komentar

Selamat datang di Website www.sumbarnet.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred: Firma Ragnius