Sebanyak Rp 2.486.700.000 Zakat Disalurkan Baznas Sawahlunto


SUMBARNET.COM - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Sawahlunto menyalurkan zakat kepada mustahiq untuk periode Desember 2019 ini, total sejumlah Rp 2.486.700.000,-. Zakat ini disalurkan untuk beberapa macam bantuan, antara lain ; biaya pendidikan, modal usaha, bedah rumah, biaya hidup jompo, biaya berobat dan pemasangan/instalasi listrik ke rumah masyarakat kurang mampu.

Penyaluran zakat pada mustahiq di Kecamatan Talawi dan Kecamatan Silungkang diselenggarakan pada Jum'at 20 Desember 2019. Penyaluran ini pun turut dihadiri langsung oleh Walikota Sawahlunto, Deri Asta.

Dalam arahannya saat penyaluran zakat tersebut, Walikota Deri Asta kembali mengingatkan agar para mustahiq yang menerima zakat ini dapat memanfaatkannya dengan baik dan sesuai dengan niat awal mengajukan permohonan dahulu. Terutama untuk bantuan modal usaha, ditekankan agar jangan malah digunakan untuk keperluan konsumtif.

"Kita di BAZNAS dan Pemerintah Kota (Pemkot) menjalankan amanah untuk memberikan zakat ini pada bapak - ibuk. Jangan lupa bahwa bapak - ibu juga punya amanah untuk menggunakan zakat ini sesuai apa yang diajukan dalam permohonannya dahulu," kata Deri.

Intinya, kata Walikota Deri Asta adalah jangan tergoda oleh kebutuhan konsumtif ataupun kebutuhan gaya hidup semata. Sebab kebutuhan seperti itu bersifat tidak produktif, sehingga begiu habis maka selesai sampai di situ saja tanpa ada manfaat bagi perkembangan ekonomi yang didapatkan.

Sementara, Kepala BAZNAS Kota Sawahlunto, M. Syarif melaporkan, bahwa BAZNAS menyalurkan zakat ini setiap bulannya.

"Rinciannya, di Kecamatan Talawi kita salurkan Rp 638.550,000,-  dengan mustahiq sebanyak 590 orang. Kecamatan Lembah Segar kita salurkan Rp 582.300.000,- dengan mustahiq sebanyak 456 orang. Kecamatan Silungkang kita salurkan Rp 549.250.000,- dengan mustahiq sebanyak 439 orang. Kemudian di Kecamatan Barangin kita salurkan Rp 675.600.000,- dengan mustahiq sebanyak 500 orang," urai M. Syarif.

Dikatakan M. Syarif, dari sejumlah kategori bantuan, yang paling banyak mustahiqnya adalah untuk biaya pendidikan dan biaya modal usaha.

Terkait prosedur penyaluran bantuan dari BAZNAS kepada masyarakat, disebutkan oleh M. Syarif itu dilakukan dengan mengikuti prosedur yang berlaku. Prosedur ini antara lain ; cek kelengkapan bahan permohonan, peninjauan lapangan dan lainnya.

"Sehingga memang ada yang harus menunggu lebih dari sebulan karena kan kita jalankan dulu prosedurnya. Yang jelas kalau memenuhi syarat pasti kita berikan. Tidak pernah ditahan - tahan atau dipersulit," tegas M. Syarif.

#AdF | Humas

0 Post a Comment:

Posting Komentar

Selamat datang di Website www.sumbarnet.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred: Firma Ragnius