Kawasan Gua Janjian Akan Dikembangkan Jadi Destinasi Wisata


SUMBARNET.COM - Desa Talago Gunuang, Kecamatan Barangin dalam waktu dekat ini akan melaunching dan melaksanakan pengembangan kawasan gua Janjian menjadi destinasi wisata. Sekarang ini, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Lembah Sajonang yang menginisiasi potensi gua tersebut sebagai destinasi wisata telah melakukan gotong royong membersihkan dan memasang sejumlah sarana penunjang untuk mendukung keamanan dan kenyamanan pengunjung.

Namun, tentu saja untuk optimalnya pengembangannya dibutuhkan campur tangan dari Pemerintah Desa sampai Pemerintah Kota. Sebab itu, Pokdarwis Lembah Sajonang kemudian mengundang Walikota Sawahlunto Deri Asta untuk meninjau langsung potensi gua Janjian tersebut.

Tak menunggu lama, Walikota Deri Asta langsung memenuhi undangan itu, pada Minggu 30 Desember 2019, pemegang tampuk komando di Pemko Sawahlunto itu datang ke gua Janjian.

Bersama dengan Ketua Pokdarwis Lembah Sajonang, Robert dan beberapa pemuda masyarakat setempat, termasuk dari keluarga pemilik tanah ulayat kawasan itu, Walikota Deri Asta masuk ke dalam gua dengan kedalaman vertikal kurang lebih 60 meter itu dan perjalanan menelusuri gua secara melereng sekitar 230 meter.

Usai masuk dan berkeliling di dalam gua tersebut, Walikota Deri Asta menyebutkan bahwa pemandangan batu - batu gua (stalaktit) ditambah dengan adanya aliran anak sungai (lurah) di dalam gua sangat mempesona.

"Gua Janjian ini memiliki potensi yang besar untuk menjadi destinasi wisata alam. Pengalaman menelusuri gua ini menarik sekali, ternyata panjang dan ada banyak (semacam) bilik - bilik dalam gua ini, semakin menambah keseruan dalam menjelajahinya. Apalagi juga ada anak sungainya. Ini akan menarik bagi pengunjung untuk bisa melihat anak sungai di dalam tanah," kata Deri.

Kemudian, untuk membantu pengembangan kawasan gua Janjian itu Walikota Deri Asta berjanji akan memasukkannya dalam program pengembangan kawasan Geopark Sawahlunto. Sebab, dari hasil penelitian terkait, ternyata jenis batu gua Janjian ini sama dengan batu di Batu Runcing Silungkang, Silokek dan lainnya yang merupakan kawasan Geopark.

"Silahkan diteliti dan dirancang betul lebih jauh, kemudian koordinasikan dengan Dinas Pariwisata. Nanti baru kita bahas siapa mengerjakan apa. Ini kerja bersama kita nanti, ada bagian Pemerintah Desa, ada bagian Pemerintah Kota, juga ada bagian masyarakat atau Pokdarwis," ujar Walikota Deri Asta.

Sementara, Ketua Pokdarwis Lembah Sajonang, Petra Ramadona atau Robert menuturkan bahwa sebenarnya jika ditelusuri lebih dalam, maka butuh waktu kurang lebih setengah hari penuh untuk benar - benar mengelilingi semua bagian gua Janjian. Rombongan Walikota Deri Asta sendiri, karena keterbatasan waktu belum sempat mengelilingi sepenuhnya semua bagian gua tersebut.

"Untuk sementara ini, kami di Pokdarwis sudah memulai dengan gotong royong, membangun sarana - prasarana pendukung, saat ini sedang membangun fasilitas MCK yaitu toilet. Ini dengan menggunakan alokasi dana desa. Ke depan masih banyak sarana yang perlu dibangun. Karena itu, memang kami butuh sekali dukungan dan bantuan dari pemerintah," kata Robert.

Lebih lanjut, Robert mengatakan bahwa dalam pengembangan gua Janjian sebagai destinasi wisata ini juga mempertimbangkan aspek manfaat bagi masyarakat sekitar, antara lain ;  peningkatan ekonomi kerakyatan melalui pengembangan agrowisata di sekitar gua Janjian.

"Kami juga mempertimbangkan dari aspek keagamaan. Sehingga rencananya kami juga akan membangun sekitar 10 mimbar kecil di areal ini untuk tempat anak - anak melaksanakan didikan Subuh," ujar Robert. (AdF/Humas)

0 Post a Comment:

Posting Komentar

Selamat datang di Website www.sumbarnet.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred: Firma Ragnius