Kenagarian Silungkang Peringati Sejarah Perjuangan Rakyat


SUMBARNET.COM - Menyadari pentingnya momen dan arti dari perjuangan rakyat Silungkang melawan penjajah Belanda pada 1926/1927 lalu, kini masyarakat Kenagarian Silungkang menyelenggarakan sejumlah kegiatan untuk memperingati sejarah tersebut. Dirangkai dalam tema "peringatan perjuangan rakyat Silungkang dan sekitarnya 1926/1927", kegiatan yang diselenggarakan di depan Tugu Perlawanan Rakyat Silungkang (samping pasar Silungkang) pada Sabtu 04 Januari 2020 itu turut dihadiri oleh putri proklamator kemerdekaan RI Mohammad Hatta, yaitu Meutia Hatta dan Halida Hatta.

Peletakan karangan bunga di depan tugu perlawanan rakyat Silungkang dan pementasan drama yang menampilkan beberapa adegan dalam peristiwa perlawanan rakyat Silungkang terhadap Belanda menjadi sajian acara puncak di kegiatan tersebut. Kepiawaian para pelajar SDI Silungkang yang dalam drama tersebut memerankan para tokoh - tokoh pejuang Silungkang dengan gigih dan tak kenal takut pada tentara Belanda sukses membuat penonton terenyuh dan terbawa ingatan kembali ke masa saat momen perjuangan itu bergejolak.

Ketua Panitia, Irland melaporkan bahwa Kenagarian Silungkang sengaja melaksanakan peringatan peristiwa perlawanan pada penjajah tersebut selain sebagai salah satu cara menghargai pengorbanan para pejuang kemerdekaan juga sebagai momen mengenalkan dan menggelorakan semangat perjuangan itu kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

"Kami tidak ingin, peristiwa sejarah penting ini perlahan lapuk dimakan waktu sehingga dilupakan oleh anak cucu kita nanti. Maka itulah, acara peringatan ini kami selenggarakan. Ke depannya, mungkin bisa kita gelar lebih baik lebih banyak lagi rangkaian acaranya dan bisa lebih banyak anak nagari masyarakat yang terlibat," kata Irland, yang juga merupakan anggota DPRD Kota Sawahlunto dari fraksi PAN.

Irland menambahkan, bahwa melalui acara peringatan tersebut, turut membuat sejarah itu bisa semakin digali informasinya. Sebab, sebelum acara, kata Irland dirinya dan tim terlebih dahulu melakukan wawancara dengan para tokoh sejarah terkait untuk mengetahui lebih dalam tentang berbagai data dan kisah dalam momen perlawanan rakyat Silungkang ini. 

Hadir langsung bersama Wakil Walikota Zohirin Sayuti, Walikota Deri Asta memuji dan mengapresiasi kegiatan peringatan perlawanan rakyat Silungkang itu. Menurut Deri, acara ini berperan penting dalam melestarikan nilai - nilai sejarah dan budaya yang dimiliki Silungkang.

"Agar sejarah itu tidak terlupakan begitu saja, memang caranya ya harus melalui kegiatan salah satunya seperti ini. Kita berterimakasih pada masyarakat Silungkang, telah melakukan kegiatan ini, yang telah turut berkontribusi dalam melestarikan nilai sejarah Sawahlunto. Dari Pemko kita tentu siap mendukung terus kegiatan - kegiatan seperti ini, kita adalah kota wisata yang mengandalkan nilai sejarah dan budaya selain wisata rekreasi. Maka untuk hal sejarah dan budaya ini, kita dukung dan beri perhatian," sebut Deri.

Pujian dan dukungan juga disampaikan Meutia Hatta. Putri proklamator Mohammad Hatta itu mengaku sangat terharu melihat acara yang dilakukan anak nagari Silungkang dalam mengenang perjuangannya para pendahulu mereka tersebut.

"Kita sedang memperkuat kenangan pada masa - masa perjuangan yang menentukan kemerdekaan bangsa ini. Memperkuat kenangan ini penting, yang harus kita fokuskan sekarang adalah bagaimana kenangan perjuangan kakek - nenek kita ini membakar dan memacu semangat kita sekarang dalam mengisi dan membangun bangsa yang kini telah merdeka berkat pengorbanan para pejuang dahulu," ujar Meutia Hatta.

Sementara, pemilik Universitas Putra Indonesia (UPI) Padang yang juga merupakan cucu salah satu tokoh pejuang perlawanan rakyat Silungkang, Herman Nawas hadir dengan memberikan 'hadiah' bagi pengisi acara drama di acara tersebut. Mengaku terpesona dan terharu dengan penampilan elok dari 29 pemain drama tersebut, Herman Nawas langsung memberi hadiah berupa uang sejumlah Rp 1 juta/orang ditambah kesempatan untuk diterima  kuliah di UPI Padang secara gratis sampai tamat.

"Ini penghargaan saya pada anak - anak yang telah mengisi acara ini dengan baik. Drama yang mereka tampilkan telah membuat kita yang menonton terhanyut terkenang bagaimana lika - liku perjuangan para pahlawan kita ini dahulu. Dalam waktu dekat, akan saya bawa juga mereka ini untuk mementaskan drama perlawanan rakyat Silungkang ini di kampus UPI," janji Herman Nawas. (AdF/Humas)

0 Post a Comment:

Posting Komentar

Selamat datang di Website www.sumbarnet.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred: Firma Ragnius