Pelaku Perdagangan Bahan Berbahaya B2 Diamankan Ditreskrimum Polda Sumbar


SUMBARNET.COM - Team Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus  Polda Sumbar berhasil menangkap pelaku perdagangkan bahan berbahaya tanpa memiliki Surat Izin Usaha Perdagangan Bahan Berbahaya (SIUP-B2) yaitu berupa air raksa atau mercury.

Hal ini disampaikan oleh Kabid Humas Kombes Satake Bayu ketika melakukan jumpa pers, pada hari Kamis (16/1) di Mapolda Sumbar.

"Pelaku tertangkap tangan pada saat memiliki atau pemperdagangkan bahan berbahaya tanpa memiliki SIUP- B2 berupa air raksa atau mercury," kata Kombes Satake.

Pelaku berinisial ZR (49) warga Jorong Tanjung Salilok
Kenagarian Sikabau Kecamatan Pulau Punjung Kabupaten Dhamasraya.

Kombes Satake menjelaskan, "pada hari Kamis (9/1) sekira pukul 04.30 telah ditemukan 75 botol berisikan B2 dengan merk Mercury/HG Special For Gold 99,999% dengan berat masing - masing botol 1Kg bersama satu unit handpone merk Iphone4 warna putih model A1387 Emc 2430 Fcc, Id BCG-E2430A, Ic 579c-E2430A," jelasnya.

Pengungkapan ini berdasarkan informasi dari masyarakat tentang adanya kegiatan memperjual belikan bahan berbahaya tersebut tidak memiliki izin, adapun air raksa atau mercury tersebut digunakan untuk melakukan penambangan emas di wilayah Dhamasraya dan daerah lain di Sumatra Barat.

"Berdasarkan informasi tersebut, pada tanggal (8/1) Team Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumbar menindak lanjuti dengan melakukan pengecekan terhadap sebuah rumah yang berada di Jorong Tanjung Salilok Kenagarian Sikabau Kecamatan Pulau Punjung," ujar Kombes Satake.

Lebih lanjut Kombes Satake menyebut, "pemilik ZR yang diduga selaku serang yang memperdagangkan B2 karena terbukti memperdagangkan bahan nerbahaya tapa izin. Pelaku dikenakan pasal 104 dan pasal 106 UU No 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan, Pasal 62 Ayat ( 1 ) Juncto Pasal 8 Ayat ( 1 ) Huruf i Dan Huruf J UU No 8 Tahun 1999, Tentang Perlindungan Konsumen Juncto, Peraturan Mentri Perdagangan Nomor : 75/ M_DAG/PER_10/2014 sebagai perubahan kedua atas Peraturan Menteri Perdagangan Nomor : 44/M-DAG/PER/9/2009 tentang Pengadaan, Distribusi dan Pengawasan Bahan Berbahaya," sebutnya.

#AdF

0 Post a Comment:

Posting Komentar

Selamat datang di Website www.sumbarnet.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred: Firma Ragnius