Gubernur Irwan Prayitno Semakin Mesra Dengan JPS


SUMBARNET.COM - Usai auidiensi Kamis yang lalu, pada Senin 17/2 malam orang nomor satu Sumbar Irwan Prayitno kembali 'maota' dengan Jaringan Pemred Sumbar (JPS) tentang Sumbar lima bahkan 10 tahun kedepan di Suaso Resto.

Dialog cair diselingi joke dan seloroh ala Irwan Prayitno (IP) didampingi Kadis Penanaman Modal Dedi dan Kepala Biro Humas Jasman.

JPS diisi para Pemred dan owners media online, di antaranya Pemred Haluan Rakhmatul Akbar, Almudazir (Mimbar Sumbar) Isa Kurniawan (Forum Sumbar), Saribulih (Spirite Sumbar) mampu mewarnai dialog usai makan malam itu.

Irwan Prayitno menekankan bahwa target investasi Sumbar  2019 terlampau. bahkan untuk investasi Pembangkit Tenaga Listrik Panas Bumi (PLTP) dari tiga, satu sudah beroperasi.

"PLTP dibangun Supreme Energy sudah beroperasi, tadi siang diresmikan, dua lagi ada di Solok dan Pasaman,"ujar Irwan Prayitno.

Melihat capaian investasi Sumbar lampaui target, kedepan siapa saja pelanjut pemimpin di Sumbar, fokus dan paling realistis itu Pariwisata dan UMKM.

"Kerangka acuan sudah kuat kita terapkan di Sumbar untuk pariwisata dan UMKM, tingga mensinergisitaskan dengan kondisi geografis dan demografis Sumbar, jika ini mampu dielaborasi tentu jalan pertumbuhan ekonomi Sumbar kedepan terus bergerak naik,"ujar Irwan Prayitno.

Keluhan investor sebelum ini soal listrik di Sumbar seperti makan obat, mati bergilir dua atau tiga kali sehari, kedepan Insya Allah tidak terjadi lagi. Listrik Sumbar sudah bisa memasok energi listrik nasional.

"Bahkan kalau PLN sesuai regulasi pembeli, dari energi listrik terbarukan dihasilkan investor dari bumi Sumbar mau beli, maka ada 17 titik energi panas bumi di Sumbar siap dibangun,"ujar Irwan Prayitno.

PT Supreme Energy investor yang membangun PLTP di Solok Selatan tahap satu suah beroperasi hasilkan 85 MW, 20 MW disalurkan buat energi Solok Selatan, dirancangan kedepan PLTP ramah lingkungan itu melakukan pengembangan Tahap II dengan kapasitas 65 MW. Pengembangan ini membutuhkan investasi 400 juta dollar US.

"Infonya segera dikerjakan setelah selesai PPAnya dengan PLN,"ujar Irwan.

Pak IP biasa gubernur disapa kalangan pers di Sumbar mengharalkan JPS mau menyajikan informasi terkait energi terbarukan kepada masyarakat.

"Faktanya PLTP itu tidak seperti kabar pertakut yang dikonsumsi publik. Justru ramah lingkungan, energi panas bumi harus menjaga hutan, kalau hutan gundul otomatis energi panas bumi di situ nihil,"ujar Irwan.

Beroperasinya PLTP Solok Selatan, kata Irwan Prayitno tidak ada rugi, semuanya yang ada untung.

"Tidak ada rugi, semuanya untung, mulai pemenuhan kebutuhan listrik, royalti dan CSR, termasuk penyerapan tenaga kerja, "ujar Irwan.

10 tahun menjadi Gubernur Sumbar, mulai dari Sumbar minus dampak Gempa Sumbar 2009, bertahap dan optimis, Irwan Prayitno memimpin recoveri Sumbar pada periode pertamanya. Lalu periode kedua Sumbar on trackt, infrasturktur oke, energi listrik surplus.

"Sebagai gubernur saya tidak pernah pasrah untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi Sumbar untuk kesejahteraan masyarakat Sumbar, sekalipun besok berakhir masa jabatan atau dua tahun lagi, selagi saya bisa saya akan buru investor untuk Sumbar sejahtera,"ujar Irwan Prayitno.

Dan tahun ini Pilkada Sumbar pemilihan Gubernur dan 13 bupati serta walikota, Owner Mimbar Sumbar, Almudazir menyentil kok semua yang mau maju kepala daerah program primadonanya pariwisata.

"Itu realisits dan visibel, karena Sumbar kedepan, pemimpinnya harus lebih fokus ke sektor pariwisata juga mensinergikan dengan UMKM, dua ini punya multy efect untuk great sektor lain, Sumbar kedepan meski lambat tapi pasti maju,"ujarnya. (rilis: jps/tt)

0 Post a Comment:

Posting Komentar

Selamat datang di Website www.sumbarnet.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred: Firma Ragnius