Fauzi Bahar Dari Padang Menuju Kepri 2


SUMBARNET.COM - Posisi geografis Provinsi Kepulauan Riau yang terbentang dari selat Malaka sampai dengan laut (Natuna) Cina Selatan dan berbatasan langsung dengan Vietnam, Malaysia, Kamboja dan Singapore sebagai pusat perdagangan dunia, menjadikan mantan Walikota Padang dua periode 2004 – 2009 dan 2009 - 2014, Letkol Laut (P) (Purn) Dr. H. Fauzi Bahar, M.Si. gelar Datuk Nan Sati merasa tertantang untuk mengabdikan dirinya di kampung halaman istrinya, Hj. Mutiawati.

“Kepulauan Riau dari 95 persen wilayah laut. Potensi maritim mulai dari sumber daya alam, pariwisata dan perbatasan langsung bertetangga dengan negara lain saya siap untuk membesarkan dan meningkatkan kemaritiman. Saya mantan angkatan laut siap untuk membantu gubernur terpilih nanti memajukan maritim,” kata putra pasangan (Alm) Baharudin Amin dan (Almh) Nurjanah Umar ini.

Banyak yang memprediksi Fauzi Bahar bisa memenangkan kontestasi politik di Kepulauan Riau itu. Karena ia berpasangan dengan Walikota Batam saat ini, Muhammad Rudi.

Hitung-hitungan pengamat politik, Fauzi Bahar diprediksi Kota Batam ini akan menjadi lumbung suara bagi Fauzi Bahar. Sebab kata para pengamat, dari 2.2 juta penduduk Kepulauan Riau, 16 persen atau sekitar 352 ribu jiwa diantaranya adalah orang Sumatera Barat yang menetap di Kota Batam.

Ayah dari Muhamad Fautiaz, Tiara Salsabila dan Muhamad Fauqi ini mengaku sangat memahami wilayah Kepulauan Riau tersebut. Selain istrinya merupakan orang Tanjung Pinang, ia juga pernah dinas di Kepulauan Riau sewaktu masih berpangkat Letnan Dua (Letda) TNI Angkatan Laut.

Politisi Partai NasDem ini mengaku, sebagai purnawirawan TNI AL ia rasa sangat cocok untuk menemani Muhammad Rudi yang menurut lembaga survey memiliki peluang 69,3 persen sebagai gubernur 2020 – 2025 di Kepulauan Riau.

Ia juga mengaku sangat paham ada sekitar 2.204 pulau yang harus dijaga agar tak dicaplok negara lain. “Saya dan Pak Muhammad Rudi yang merupakan Walikota Batam saat ini akan mampu mengatasi segala persoalan di Kepulauan Riau, seperti Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE), perdagangan ilegal (black market), tapal batas perairan hingga peredaran narkoba jaringan internasional,” tegas Fauzi Bahar. (Firman Sikumbang)

0 Post a Comment:

Posting Komentar

Selamat datang di Website www.sumbarnet.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred: Firma Ragnius