M Fikar: Gotong Royong Jadi Hikmah Covid-19 Bagi Warga Delima


SUMBARNET.COM - Pandemi virus corona (Covid-19) yang telah membuat banyak orang terdampak secara ekonomi. Namun, bagi warga Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, pandemi virus corona justru membuat semangat gotong royong antar warga makin kuat.

Ketua Pengurus Al Hijrah Blok A M Fikar Datuk Rajo Magek, S Ag, MM. M.Pd  menegaskan bahwa kunci dari pengendalian wabah virus corona (Covid-19) adalah kedisiplinan dan gotong royong dari seluruh elemen masyarakat untuk melakukan upaya-upaya pencegahan.

“Disiplin yang kuat mematuhi peraturan dan semangat gotong rotong untuk saling membantu, hal ini harus dilaksanakan secara bersama-sama dan terus menerus, tidak boleh terputus, “ kata M Fikar yang akrab disapa Datuk Rajo Magek dalam keterangan pers di Delima, Senin (25/05/2020) Siang.

M Fikar menambahkan, masyarakat diharapkan dapat memahami dan melaksanakan kebijakan pemerintah yakni bekerja di rumah, belajar di rumah dan beribadah di rumah.

Semangat gotong royong antar masyarakat, telah banyak dilakukan salah satunya diwujudkan dalam bentuk aksi kepedulian dan solidaritas terhadap sesama, baik dalam rangka melawan Covid-19 maupun bersatu mengurangi beban perekonomian masyarakat.

“Tidak hanya peduli mengatasi Covid-19 namun juga kepedulian agar roda ekonomi masyarakat tetap bergerak dan berputar serta adanya berbagai bantuan kemanusiaan, sikap gotong royong sangat dibutuhkan dalam kondisi seperti ini,” imbuhnya.

Selain itu, M Fikar berharap rasa kemanusiaan dan gotong royong turut ditunjukkan dengan terus membantu, tidak mengucilkan dan tidak memberikan stigma negatif terhadap tetangga yang terpapar covid-19.

Sebaliknya dukungan moral, sosial dan ekonomi sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kepercayaan diri penyintas covid-19, ujarnya.

Update Covid-19 Kota Padang, Minggu 24 Mei 2020. Sumber Data dan Info lengkap di: http://dinkes.padang.go.id/

Seperti yang kita ketahui, tren angka kesembuhan pasien wabah virus corona (Covid-19) terus meningkat. Hingga kini, jumlah pasien sembuh sebanyak.

Jumlah ini bertambah sebanyak pada hari Minggu (24/05/2020). Sementara itu, (PPT) sebanyak 1448 orang, (ODP) sebanyak 783 orang, (OTG) sebanyak 36 orang, (PDP) sebanyak 241 orang, positif 308 orang, sembuh 100 orang, meninggal dunia akibat wabah virus corona (Covid-19) 17 orang.

Kendati tren penungkatan kasus sembuh semakin banyak, masyarakat diimbau untuk terus waspada dengan melakukan upaya pencegahan dengan tetap tinggal di rumah, menggunakan masker, tetap jaga jarak fisik, cuci tangan pakai sabun, tidak mudik serta mematuhi peraturan pemerintah.

Sementara itu, Ketua RW.08 Kadril, SH Rajo Darek mengatakan, pengawasan ketat di setiap RT. 01 sampai RT.08 di RW.08 mampu memutuskan mata rantai penyebaran virus corona atau Covid-19. Perumahan Delima, Belimbing harus mampu memanfaatkan organisasi pemerintahan yang bagus ini untuk mencegah penularan masif.

Organisasi yang juga menjangkau setiap RT adalah Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Sedang di level desa dan kelurahan ada berbagai organisasi yang bisa dikerahkan untuk memerangi wabah virus corona (Covid-19).

Yakni Karang Taruna, organisasi kemasyarakatan termasuk kepemudaan, dan sebagainya. Upaya pencegahan sebaran Covid-19 melalui rapid test atau pemeriksaan cepat dan massal serta penelurusan kontak yang cepat tidak akan berhasil apabila tidak melibatkan berbagai elemen masyarakat.

Kompleks perumahan Delima terutama di Kelurahan Kuranji, sebagai episentrum penyebaran wabah virus corona (Covid-19), memasang alat semprot di depan rumah. Setiap warga dan tamu yang datang wajib di semprot. Sebagian lagi menggunakan alat semprot manual.

Di sisi lain, info mengenai status orang dalam pemantauan (ODP) cepat tersampaikan ke gugus Covid19, ujarnya.

Pihaknya akan menggerakkan RT dan PKK untuk memastikan kelompok rentan penularan virus corona (Covid-19) tidak bepergian atau keluar rumah. Dengan demikian, mereka tidak tertular virus corona ataupun menularkan virus corona.

Terdapat kelompok masyarakat yang rentan dan memiliki risiko yang tinggi tertular virus corona atau Covid-19, yakni masyarakat lansia dan penyandang penyakit seperti diabetes, penyakit asma, dan penyakit lainnya.

"Mereka rentan apabila terkena, maka risiko totalitasnya cukup tinggi. Pihak RT, dan PKK, akan membantu kelompok rentan ini sehingga tidak perlu keluar rumah. Jika ada kebutuhan yang diperlukan, maka keluarganya bisa membantu untuk menyediakan kebutuhan tersebut", tuturnya.

Camat Kuranji Eka Putra Bahari, S.STP,. M.PA  juga mengapresiasi warga Delima yang semakin sadar dan tertib dalam menjalankan physical distancing untuk mencegah penularan Covid-19. Salah satu wujudnya semakin banyak masyarakat yang terapkan imbauan bekerja dari rumah atau work from home (WFH).

"Secara umum suasana jalan Delima. Artinya masyarakat makin hari makin menyadari pentingnya untuk tetap berada di rumah. Saya apresiasi pada semua yang memilih untuk tetap berada di rumah ketika bisa dikerjakan pekerjaannya dari rumah,".

"Karena hanya dengan kedisiplinan yang kuat kita dapat mencegah penyebaran Covid-19. Percayalah kita bangsa besar, kita bangsa petarung, bangsa pejuang, insyaallah kita bisa dan mampu menghadapi tantangan global yang berat saat ini," pangkasnya.(rel)

0 Post a Comment:

Posting Komentar

Selamat datang di Website www.sumbarnet.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred: Firma Ragnius