Oknum PSM Pampangan Diduga Mainkan Data dan Potong Dana Bantuan Warga



SUMBARNET.COM - Data penerima Bantuan Siap Tunai (BST) dana Covid-19 dari Kementerian Sosial diduga dimainkan oleh oknum Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Kelurahan Pampangan Nan XX Kecamatan Lubuk Begalung Siti Afsah.


Hal ini disampaikan oleh banyak warga yang saat ini tidak lagi menerima bantuan tersebut, padahal sebelumnya nama mereka terdaftar sebagai penerima BST.


Seperti yang dikeluhkan oleh warga RT 3 RW 10 yang enggan disebut namanya, "BST tahap satu sampai tiga saya menerima masing - masing Rp 600 ribu, tahap empat dan lima sebesar Rp 300. Tetapi tahap enam dan tujuh sama sekali saya tidak menerima," keluhnya.


Begitu juga dengan warga RT 3 RW 7 yang juga tidak mau disebut namanya mengatakan, "saya hanya menerima tahap satu dan dua di kantor pos, tiga dan empat melalui bank BRI. Tahap enam dan tujuh tidak ada menerima lagi," katanya.


Tidak hanya itu, Siti Afsah juga diduga memotong dana bantuan milik salah seorang warga RW 10 hingga 50 persen selama dua tahap.


Ketika tim awak media mengkonfirmasi hal ini kepada Siti Afsah, ia menyebut, "data yang dari pusat Kemensos itu bukan saya yang mengotak atik, data itu dari atas sudah saya sampaikan ke Lurah bahwa data itu ganda. Bukan saya yang menghilangkan," sebutnya pada Senen (26/10) di kantor Lurah Pampangan.


Mengenai data rekening, Siti Afsah mengaku sama sekali tidak tahu, alasannya sebab itu dari Kemensos langsung masuk ke rekening yang bersangkutan. "Itu bukan gawe saya, kalo memang tidak masuk namanya harusnya melapor ke saya, saya tidak pernah menghilangkan data orang," ucapnya.


Ditanya soal dugaan pemotongan, Siti Afsah membantah dan menyampaikan bahwa tidak pernah memotong bantuan BST milik warga. (tim)

0 Post a Comment:

Posting Komentar

Selamat datang di Website www.sumbarnet.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred: Firma Ragnius