Hari Bela Negara, Prabowo Tegaskan Pentingnya Persatuan



SUMBARNET.COM - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menegaskan bela negara merupakan hak dan kewajiban setiap warga. Ia menegaskan kewajiban bela negara bukan hanya tugas TNI, Polri, dan petinggi negara.


"Bahwa tugas bela negara bukan hanya tugas TNI dan Polri, bukan hanya tugas petinggi negara, namun bela negara merupakan tugas dan kewajiban kita semua sebagai warga negara Indonesia," ujar Prabowo dalam acara Puisi Bela Negara yang disiarkan secara virtual melalui YouTube Perpustakaan Nasional RI, Sabtu (19/12/2020).


Prabowo mendorong setiap anak bangsa bergerak melakukan tugas bela negara. Menurutnya, perilaku bela negara dapat diwujudkan melalui pengabdian setiap warga di bidang profesi masing-masing.


"Semua anak bangsa harus tergerak dan bergerak untuk bela negara sesuai dengan ladang pengabdian masing-masing. Panggilan untuk bela negara bisa dilakukan oleh seorang petani, guru, prajurit TNI, seorang dokter, bidan, tenaga kesehatan, buruh, profesional, pegawai negeri sipil, pedagang ataupun profesi lainnya," ucapnya.


Lebih lanjut Menhan Prabowo mengatakan setiap warga negara memiliki hak dan kewajiban yang sama dalam melakukan bela negara. Ia mengajak masyarakat turut serta membela negara di mana pun berada.


"Saya mengajak kita semua menjalankan tugas dan tanggung jawab kebangsaan kita untuk ikut serta dalam bela negara di mana pun kita berada, apa pun pendidikan kita, apa pun profesi kita, apa pun pekerjaan kita. Semua punya hak dan kewajiban yang sama," ujarnya.


Selain itu, dalam memperingati Hari Bela Negara, Prabowo mengajak setiap warga negara kembali mengenang sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Ia mengimbau masyarakat kembali mengenang jasa para pahlawan yang gugur dalam menjaga keutuhan NKRI.


"Pada momentum peringatan hari bela negara ini, saya ingin mengajak seluruh rakyat Indonesia mengenang kembali sejarah perjuangan bangsa dalam mempertahankan NKRI, mengenang kembali pengorbanan para pahlawan kusuma bangsa untuk menguatkan kembali keyakinan kita akan pentingnya persatuan dan kesatuan, semangat pantang menyerah, kebersamaan dan gotong royong untuk mempertahankan serta menjaga keutuhan NKRI," tegasnya.


Dalam kesempatan yang sama, Menhan Prabowo Subianto menilai penanganan terhadap pandemi Corona merupakan bentuk bela negara. Menurutnya, hal itu sangat mendesak untuk dilakukan di masa kini.


"Di era kekinian di mana ancaman pandemi COVID-19 masih belum berakhir, yang paling urgen dalam melakukan bela negara adalah membela negara Indonesia untuk mengatasi pandemi COVID-19," kata Prabowo dalam acara Puisi Bela Negara yang disiarkan secara virtual melalui YouTube Perpustakaan Nasional RI, Sabtu (19/12).


Ketum Partai Gerindra itu juga menyoroti peran tenaga medis sebagai garda terdepan pembela negara dalam memerangi pandemi Corona. Menurutnya, para tenaga medis telah mempertaruhkan nyawa untuk memperjuangkan kesembuhan pasien COVID-19.


"Upaya bela negara juga dilakukan oleh tenaga medis dalam menyelamatkan pasien COVID-19. Mereka tanpa kenal lelah dengan penuh kesadaran dan keikhlasan berada di baris terdepan sebagai pembela negara, memperjuangkan kesembuhan setiap warga negara yang terpapar virus COVID-19, walaupun nyawa mereka sendiri taruhannya," ujarnya.


Lebih lanjut Prabowo mengatakan, upaya bela negara dapat diwujudkan oleh masyarakat melalui penerapan protokol kesehatan. Mulai memakai masker, menjaga jarak, hingga mencuci tangan dengan sabun.


"Hal ini dapat diwujudkan dengan di antaranya mematuhi protokol kesehatan, yaitu menerapkan 3M, memakai masker, menjaga jarak aman, dan mencuci tangan sesering mungkin dengan sabun, sebagai upaya mencegah penyebaran COVID-19. Ini bisa dikatakan sebagai implementasi dari aksi bela negara," ungkap Prabowo.


Source: detik.com

0 Post a Comment:

Posting Komentar

Selamat datang di Website www.sumbarnet.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred: Firma Ragnius