Om Allen's Farm, Mudahnya Mendapatkan Jutaan Rupiah dari Ternak Kalkun



SUMBARNET.COM - Kalkun adalah jenis unggas yang jika diternakan dengan manajemen yang baik dapat mendatangkan keuntungan besar. Meski namanya tak setenar ayam potong, namun ayam kalkun memiliki harga jual hingga 4 kali lipat dibanding ayam potong konvensional, meski harga ayam potong sedang tinggi sekalipun


Seperti yang ada di Om Allen's Farm yang beelamat di Jorong Mata air III,Kampung Nagari Gadut,Kecamatan Tilatang Kamang,Kabupaten Agam, Puluhan ekor ayam kalkun dibudidayakan.


Tingginya harga jual ayam kalkun di pasaran tersebut pun akhirnya ditangkap oleh Fadhlur Rahman,Owner Om Allen's Farm sebagai peluang usaha alternatif di tengah sengitnya persaingan usaha diranah budidaya ayam potong.


Ceruk pasar yang potensial dan peluang yang masih terbuka lebar membakar semangat Fadhlur Rahman yang akrab dj sapa Om Allen'suntuk terus maju melakukan ternak kalkun. Tren mengonsumsi ayam kalkun di Sumatera Barat yang kini mulai digandrungi oleh kalangan papan atas juga menjadi dorongan bagi om Allen's Farm untuk memberanikan diri membuka peternakan kalkun pada pertengahan tahun 2009, berbekal pengetahuan dunia peternakan yang ia dapat secara otodidak dari keluarganya yang sudah lebih dulu beternak kalkun. 


“Bagi saya yang orang awam, beternak kalkun itu bukan perkara mudah karena kalau salah manajemen perawatan kalkun bisa berhadapan dengan kematian langsung, berbeda dengan ayam potong yang biasanya didahului oleh sakit,” ungkap om Allen's 


Pentingnya memiliki ilmu sebelum memulai ternak kalkun, lanjut om Allen's , tak lain untuk menghindari kerugian. Pasalnya, untuk mendapatkan DOC kalkun dengan gen murni merupakan hal yang cukup menyulitkan. Selain belajar beternak kalkun dengan keluarga dan sahabat serta berselancar di dunia maya guna mencari informasi tata cara beternak kalkun , om Allen's  juga kerap sharing dengan peternak kalkun yang sudah lebih berpengalaman.


Saat ini Om Allen's Farm memiliki 50 pasang indukan ayam kalkun. Dari jumlah itu, dia bisa mendapatkan 500 butir telur setiap bulan dengan risiko gagal menetas hanya 5%.


Supaya pasangan indukan ayam kalkun bisa terus bertelur, Fadlul Rahman yang akrab di sapa om Allen's ini memberikan pakan perangsang ayam indukan. Pakan itu dari olahan sejumlah bahan seperti jahe merah, kunyit, hingga telur bebek.


Om Allen's Farm biasa menjual ayam kalkun jenis indukan Kalkun 900.000  sampai 1 jutaan dengan berat 7-8 kg untuk jantan dan 5-6 kg buat yang betina. Setiap bulannya dia bisa meraup untung Rp 6 - 7  juta.


"Bisa mendapatkan keuntungan hingga Rp 7 juta per bulan," terang om Allen's


Om Allen's Farm  siap  melayani permintaan daging kalkun dari sejumlah restoran besar di Sumatera baik Kota Padang Maupun Bukitinggi atau Kota Kota Besar di Indonesia  dan dari warga sekitar dan produksi Kalkun  om Allen's Farm telah sampai di Pekanbaru.Medan, Jambi, Lampung bahkan Jakarta apalagi Sumatera Barat. 


Kalkun pejantan berukuran lebih besar di bandingkan dengan betinannya dimana pejantan dewasa/induk berbobot 7-8  kg sedangkan betina dewasa/iduk bebobot 5-6  kg. Kalkun betina lebih kecil dan warna bulu kurang bervariasi di bandingkan kalkun jantan. Sewaktu berada di alam bebas, kalkun mudah di kenali dari rentang sayapnya yang bisa mencapai 1,5-1,8 meter. 


Selain di ternakkan, karena keindahan bentuk bulu dan posturnya sangat menarik, kalkun juga bisa di jadikan hewan hias. Kalkun sering dijadikan hidangan santapan makan untuk kalangan menengah ke atas karena memiliki rasa yang lezat.


 Dilihat dari khasiat yang terkandung ternyata daging kalkun memiliki protein tinggi serta kandungan kolesterol yang rendah sehingga bila di komsumsi sangat baik untuk kesehatan. Kandungan vitamin yang ada dalam daging kalkun antara lain vitamin B12,E untuk mempertajam daya ingat), zinc (untuk meningkatkan stamina), taurin (memberikan perlindungan terhadap penyakit jantung kolonel). Daging kalkun memiliki keunggulan rasa lebih gurih dan sangat rendah lemak.


Om Allen's menambahkan prospek peternakan kalkun cukup bagus karena daya tetas telurnya yang cukup tinggi, sedangkan fertilitasnya juga demikian. Selain itu didukung dengan asupan pakan protein dan penyubur benih sperma dari pejantan yang cukup tinggi.


Sedangkan kandungan lemaknya memang hampir sama dengan ayam pedaging, namun asam lemak jahatnya sangat rendah. "Sehingga semua produk unggas baik untuk pemenuhan gizi manusia, " tuturnya Om Allen's 


Juga didukung dengan persediaan pakan kalkun alami yang cukup melimpah dan  masih sangat terbuka untuk dikembangkan dari sisi populasi. Termasuk peningkatan pendapatan petani hingga  penyerapan tenaga kerja dan Bisnis Ayam Kalkun sangat menjanjikan. (AdF/Firman Wanipin)

0 Post a Comment:

Posting Komentar

Selamat datang di Website www.sumbarnet.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred: Firma Ragnius