Ternyata di Padang Peternak Ayam Hias Jenis American Silky Sudah Ada Sejak 3 Tahun Lalu



SUMBARNET.COM - Nama ayam American Silkie mungkin masih terdengar asing oleh masyarakat Sumatera Barat. Namun di Silke Fam yang beralamat di Jalan padat karya no.27 Piai tanah sirah kecamatan lubuk begalung sudah membudidayakan ayam hias yang dikenal dengan sebutan ayam kapas atau sutra ini sudah begitu popular dan mulai banyak dibudidayakan karena nilai jualnya yang sangat tinggi.

Hendro Mama Zahra, anak ketiga dari empat bersaudara ini,dengan bendera Silkie Fam  adalah salah satu peternak ayam jenis ini. Ayam yang dipeliharanya memiliki bulu lembut, tak heran warga sering menjuluki ayam bulu kapas.

Berawal tiga tahun lalu. Ketika itu Hendro bersama Marisa Andersi pindah tugas dari mentawai ke Kota Padang dan memelihara ayam hias mulai dari Pelung,Poland, Cemani dan sampai Ayam Potong dan belum kenal sama American Silky.

 

Setelah dua tahun lebih  menekuni budidaya unggas hias ini, Hendro kini telah memiliki koleksi sedikitnya 130 ekor  ayam American Siklie. Ratusan ayam dengan bulu cantik ini, ia kelompokan berdasarkan usia untuk memudahkan perawatan dan American Silky menjual ndak sulit dan orang datang mencari ke lokasi.

Bahkan di tengah pandemi COVID-19, peminat ayam hias dengan bulu-bulu indah menggemaskan ini bisa berasal dari Medan, pekanbaru,Surabaya bahkan luar pulau bahkan sempat dipesan oleh pecinta ayam hias asal negera tetangga seperti Malaysia.

Berbeda dengan ayam hias pada umumnya, ayam American Silkie memiliki keunikan dengan bulu laksana kapas yang menutupi seluruh permukaan tubuhnya. Keberadaannya yang langka dan jarang dimiliki banyak orang membuatnya menjadi Primadona ayam hias.

Bahkan ras ini memiliki sifat-sifat yang tidak biasa seperti kulit dan tulang hitam, cuping telinga biru dan kaki bercakar lima sedangkan ayam lain hanya ada empat cakar setiap kaki

Selain dari tampilan luar yang berbeda, ayam sutra dikenali dengan pembawaan yang tenang dan ramah. Ia adalah ras ayam yang jinak sekali. Ayam betinanya sangat suka mengeram dan pandai menjaga anak. Biarpun bertelur sedikit yaitu sekitar tiga butir seminggu.

Hendro  menuturkan awal mula bisa mendapatkan ayam American Silkie dari seorang sahabat ,awalnya saya pelihara ayam pelung, ayam cemani dan ayam Poland saat lihat American Silky, “ Saya langsung suka dan jatuh cinta lah sama ayam yang satu ini.

“Sahabat saya itu paham betul jika saya ini penghobi ayam hias. Karena penampilan ayam kapas ini unik, maka saya di sarankan akar mencoba beternak American silky dan  Akhirnya saya ketagihan dan Hingga akhirnya bisa berkembang biak sampai sekarang, “ jelas Hendro Kepada Tim Rakyat Sumbar , sambil memperlihatkan cara memberi pakan, Sabtu(10/4/2021).

Cara merawat dan memelihara ayam American Silkie cukup mudah. Selain pemberian pakan jenis jagung, dedak dan kombinasi sedikit sayuran. Faktor kebersihan kandang juga wajib diperhatikan.

Untuk satu ekor ayam hias Silkie indukan kelas standar, biasa ia jual dengan harga Rp800 ribu. sedangkan yang paling mahal karena bulu dan warnanya istimewa seperti warna putih atau gold, harganya bisa mencapai Rp3.5 juta sampai Rp6 juta per ekor.

Dalam satu bulan, ia mengaku bisa menjual paling sedikit 10 ekor ayam American Silkie bisa dapat omset Rp. 5 Juta sampai 7.5 Juta dan hal ini sangat membantu kami di masa pandemi in dan Para peminat yang mengambil di kandangnya umumnya para pecinta ayam hias kontes.

“Pelanggan saya kebanyakan dari kota besar seperti Jakarta, Bandung, , Surabaya, Medan, Makassar hingga paling jauh Negara tetangga Malaysia “ pungkasnya bangga. (rel)

0 Post a Comment:

Posting Komentar

Selamat datang di Website www.sumbarnet.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred: Firma Ragnius