Presma BEM Unibara Surabaya Apresiasi Capain Kapolri dalam 100 Hari Kerja

 


SUMBARNET.COM - Presiden Mahasiswa BEM Universitas Bhayangkara Surabaya (BEM Ubhara Surabaya) Fitroh Nadyah mengapresiasi kinerja dan inovasi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam 100 hari kerja sejak dilantik Presiden Jokowi 27 Januari 2021, antara lain perihal aplikasi Dumas Presisi yang di launching Kapolri beberapa bulan yang lalu.


Fitroh Nadyah Selaku Presiden Mahasiswa BEM Ubhara Surabaya mengatakan, "dalam 100 Hari kerja Pak Kapolri Banyak mengeluarkan Program dan inovasi yang sangat bermanfaat bagi masyarakat salah satunya adalah aplikasi Dumas Presisi. Menurut Fitroh Nadyah dengan di launchingnya aplikasi Pengaduan Masyarakat (Dumas Presisi) merupakan wujud handling complain dan transparansi Polri dalam membentuk sistem pengawasan oleh masyarakat dengan cepat, mudah, dan terukur dan selama ini pula terobosan seperti ini yang diharapkan oleh masyarakat," katanya.


Fitroh Nadyah menilai dengan adanya aplikasi Dumas Presisi dapat meningkatkan partisipasi masyarakat terutama generasi millenial dalam menjaga kamtibmas di lingkungan mereka masing-masing sebab dengan adanya aplikasi Dumas Presisi dapat mempermudah masyarakat memberikan laporan secara cepat dan tranpasran dan hal itu pula yang membuat kepercayaan masyarakat kepada polri semakin meningkat.


Selain itu, dengan adanya aplikasi Dumas Presisi, ETLE, E PPNS SP2HP Online masyarakat dapat mengetahui sejauh mana perkembangan apapun yang mereka harapkan dari masing masing teknologi yang di gunakan oleh Polrimelalui aplikasi tersebut.


Disisi lain Fitroh Nadyah mengungkap, "ada beberapa kendala yang dihadapi saat ini, salah satunya yaitu masyarakat masih awam terhadap kemajuan teknologi dan penggunaan aplikasi digital terutama bagi masyarakat Terluar, Terpencil, Tertinggal (3T), sehingga ini menjadi tantangan bagi Kapolri agar mampu mesosialisasikan ke daerah 3T. Namun kita siap mendukung dan bersinergi dengan progam bapak kapolri agar mampu menjangkau Daerah 3T (Terluar, Terpencil, Tertinggal) tersebut," ungkapnya.


Terakhir menurut Fitroh Nadyah , ditengah maraknya gerakan terorisme dan intoleransi, Kepolisian Republik Indonesia berhasil membongkar sel-sel terorisme yang mengganggu keamanan nasional hal itu menandakan bahwa Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam 100 hari ini telah menunjukkan sinergitas antar institusi negara dalam pemberantasan terorisme. (rel)

0 Post a Comment:

Posting Komentar

Selamat datang di Website www.sumbarnet.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred: Firma Ragnius