Sinjai Itu Susahnya? Pria Berkaos "Seto Bupatiku" Ungkap Sejumlah Fakta



SUMBARNET.COM - Belakangan ini banyak di bicarakan beberapa polemik terkait kebijakan pemerintah kabupaten Sinjai, tak sedikit dari kalangan aktivis ikut angkat bicara, tak tanggung-tanggung Viral di berbagai jejaring sosial media sosmed, Facebook maupun WhatsApp dan lainnya.


Salah satunya sosok berkostum warna kuning bertulis Seto Bupatiku,nama sapaannya Sambar, sontak menyatakan terkadang inekke herang( saya herang).


Herang?


Karena Menurutnya Sinjai, Salah satu  kabupaten yang memiliki motto sinjai bersatu slogan Bumi Panrita Kitta, Roh sebutan istimewa Sinjai Bersatu.


Diakuinya, terkadang dalam tanya, meskipun sebagian besar aktivis bertujuannya sebatas menyampaikan aspirasi ataupun setetmen berbentuk keritikan atas kebijakan pemerintah, namun kata dia tak jarang ia, menemukan tanggangapan yang berbeda.


"Sinjai itu Susahnya? Betapa tidak, meskipun dengan tujuan di kritik karena kebijakan pemerintah dan atau yang menjalankan roda pemerintahan dianggapnya kurang berbanding lurus dari  visi dan misinya"


Lanjut ,Ia mencontohkan hal yang terjadi belum lama ini,seperti yang dialami salah seorang  pemerhati sosial, Ancha Mayor.karena postingannya berujung di meja hijau.divonis satu tahun penjara. 


Asal-muasal Anca mayor terjerat UU ITE, bermula melalui postingan diakun Facebook resminya, dalam postinganya mengkritisi kinerja kebijakan disalah satu instansi. Anca Mayor membeberkan terkait pengelolan dana di lingkup dinas kesehatan.ujar Sambar.


"Ancha Mayor sosoknya tidak asing bagi warga net, dan masyarakat Sinjai pada umumnya, karena postingan terkait  terkait dana insentif Nakes, yang dianggap pencemaran nama baik, sampai  di vonis pidana.tak terhenti sampai disitu pekan kemarin dugaan KKN (Kolusi, korupsi dan nepotisme), warga net kembali digegerkan,pasca Anca divonis satu tahun , seiringan itu tiga lembaga penggiat anti korupsi melaporkan pengelolaan anggaran ke KPK seperti diberitakan berbagai media massa pers.meski demikian belum ada keterangan resmi tindak lanjut dari pihak KPK.


"Beberapa pekan lalu 3 lembaga telah resmi laporkan ke komisi pemberantasan korupsi (KPK) di Kuningan jakarta atas dugaan polemik di kabupaten Sinjai.


Makin bobrok dan kurang  di mengerti ucapnya di lanjutkan, Dugaan kasus tower ilegal. 


Bobroknya mengapa?"bagi saya itu nyata sekali karena sudah ada rekomendasi pembongkaran dari aparat penegak hukum (APH) yakni kejaksaan, fatalnya lagi sampai diduga kuat adanya petinggi OPD terindikasi melampaui wewenang Bupati. Hal ini disebutkan pihak APH saat  konferensi pers di salah satu cafe beberapa bulan yang lalu" ketusnya mencontohkan.


makin melaju sambar mengumpamakan ,Jika hal itu terjadi bagaimana kalau Masyarakat awam yang hendak mencari keadilan dan kebenaran demi pemerataan kesenjangan sosial.  


"Aparat penegak hukum saja mengeluarkan rekomendasi kurang digubris apalagi kami ini sebagai masyarakat awam" Boleh jadi Inhil" pungkasnya terenyuh. 

0 Post a Comment:

Posting Komentar

Selamat datang di Website www.sumbarnet.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred: Firma Ragnius