Tentang Kresek Hibah PDAM 10% Proyek Jembatan 20% Ini Hitungan ULP Sinjai, Akuratkah?



SUMBARNET.COM - Mengenai Istilah Kresek Merah, siapkan Sound Syistem, pajang Lebar-Lebar, lalu mutar Sinjai Kota, Ancha Mayor kembali ungkap adanya dugaan Fee Proyek.


Pemerhati Sosial Kabupaten Sinjai Ancha Mayor, Kembali posting melalui akun facebooknya milik bukan hanya itu ketemu langsung dia mengakui Di Kabupaten Sinjai, Propinsi Sulawesi Selatan, Kalau Proyek 20%, Kalau PDAM 10%,


Hal tersebut, bukti screenshot asli tanpa editan tertanggal 18 september 2019, Kepala Unit Layanan Pengadaan (ULP) atau Pejabat Pengadaan Barang/Jasa, Kabupaten Sinjai, HHA (inisial), YY (samaran) dalam percakapan membahas yang di duga fee 20%, tersebut tertulis tertanggal 18 september 2019 viral di publik.


Berikut isi percakapannya YY Minta di hitungkan persentase terkait perencanaan jembatan tersebut.


"Coba hitungki berapa 20% nya ini perencanaan jembatan, lunasimi pale sisanya pale yang 20% karena ada yang perlu di tutupi mendesak bela", tulisan "YY" dalam percakapan tersebut.


Hal tersebut begini jawaban, Oh iye Nnti saya Tx pelena P Muba, Jdi kubilang jg pengawasan jalan Bulan 1 pi dijalan. Ini jawaban "HHA".


Sementara di beritakan sebelumnya, dugaan terkait Fee 10% aliran dana hibah air minum perkotaan bersumber dari APBN, periode 2018-2023, mantan Dirut PDAM Sinjai, Suratman SE, saat di konfirmasi mengakui bahwa itu benar.


“Iya rilis tersebut benar adanya

Oke? Terima kasih” tulis singkat Suratman lewat jejaring whatsapp, Rabu (19/05/2021).


Postingan tersebut muncul berbagai komentar beragam warganet diantaranya ada yang mengakui hal ini bukan rahasia umum.


Sekedar di ketahui saat ini HHA menjabat sebagai kepala dinas perikanan dan kelautan kabupaten Sinjai sementara Mantan Dirut PDAM Suratman Statusnya Non job.


Berita ini di terbitkan Bupati Sinjai Andi Seto Gadhista Asapa Belum berhasil di konfirmasi.(*)

0 Post a Comment:

Posting Komentar

Selamat datang di Website www.sumbarnet.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred: Firma Ragnius