IASMA Negeri 1 Landbouw Bukittinggi Peduli, Sejumlah Hewan Qurban Disebar ke Daerah Terpencil



SUMBARNET.COM - Tim Peduli Kemanusiaan (TPK) Ikatan Alumni SMA (IASMA) Negeri 1 Landbouw Bukittinggi kembali menggelar aksi sosial pada Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah atau 2021 masehi ini. Kegiatan kemanusiaan dilakukan dengan aksi sebar hewan qurban ke sejumlah daerah terpencil di Sumatra Barat.


Untuk tahun ini hewan qurban disebar di Kabupaten Agam, Kabupaten Limapuluh Kota, Kabupaten Sijunjung dan Kabupaten Pasaman dengan total sebanyak 35 ( tiga lima ) ekor sapi.


Pembina TPK IASMA Negeri 1 Bukittinggi dari angkatan ’68, Mazni Harun, Kamis (22/07), menjelaskan, latar belakang munculnya ide kegiatan penyaluran hewan qurban TPK IASMA Negeri 1 Landbouw Bukittinggi ini, karena setiap Idul Adha hanya sebagian besar umat Islam yang mampu melaksanakan ibadah qurban, baik secara perorangan maupun secara kolektif. Daging hewan qurban dibagikan sesuai ketentuan syariah Islam yaitu orang miskin, kerabat dan dimakan sendiri.


“Sejalan dengan peningkatan taraf hidup masyarakat, dibanyak tempat orang yang ber Qurban bertambah banyak, dan orang yang miskin berkurang khususnya di daerah perkotaan dan sekitarnya,” jelas Mazni Harun.


Akibatnya, di banyak tempat tersebut akhirnya kegiatan qurban cenderung jadi arisan daging, dimana semua orang mendapat jatah daging qurban yang dibagikan terasa belebihan.


“Sedangkan dibanyak tempat lain seperti di daerah pedesaan yang terpencil masyarakatnya tidak pernah atau jarang sekali ada kegiatan qurban, malahan sangat jarang makan daging. Sebagaimana yang disabdakan oleh Rasulullah SAW, hari-hari itu tidak lain adalah hari-hari untuk makan dan minum serta berdzikir kepada Allah Azza wa Jalla,” ulasnya.


Atas dasar situasi tersebut, sambung Mazni Harun, TPK IASMA Negeri 1 Landbouw Bukittinggi mulai pada tahun 2009, sampai sekarang, terpanggil untuk melaksanakan kegiatan penyaluran hewan qurban ke daerah-daerah terpencil, yang masyarakatnya jarang memotong hewan qurban tersebut.


Ketua Bidang Sosial dan TPK IASMA Negeri 1 Bukittinggi, dari angkatan ’86, Rafdianal Rusli, menuturkan, hakikat qurban pada Idul Adha, umat muslim kembali kepada tujuan hidup, beribadah kepada Allah SWT.


“Alhamdulillah telah terkumpul 35 ekor sapi untuk program sebar Qurban pada Idul Adha 1442 Hijriah ini, yang dibagikan untuk masyarakat di Kabupaten Agam, Kabupaten Pasaman, Kabupaten 50 Kota, dan Kabupaten Sijunjung Provinsi Sumatera Barat,” tuturnya.


Rafdianal Rusli menghaturkan rasa terima kasih kepada para donatur dan anggota Ikatan Alumni SMA (IASMA) Negeri 1 Bukittinggi, yang telah mempercayakan hewan qurban untuk didistribusikan ke daerah-daerah yang masyarakat sangat membutuhkan daging qurban.


“Kami juga ucapkan terima kasih kepada Andri Warman selaku Bupati Agam yang berkesempatan hadir melepas keberangkatan hewan qurban menuju lokasi pemotongan qurban dan peminjaman 1 unit Mitshubisi L 300, untuk mengangkut adik-adik Tim Peduli Kemanusia (TPK), yang bertugas menjadi saksi dan melakukan serah terima hewan qurban kepada masyarakat yang masuk kreteria yang ditetapkan,” jelasnya.


Dengan adanya bantuan 35 ekor sapi dari IASMA Negeri 1 Landbouw Bukittinggi itu, sambung Rafdianal Rusli, semoga dapat membantu pemenuhan kebutuhan daging masyarakat yang tinggal di daerah terpencil, sehingga mereka juga merasakan kebahagiaan yang sama dengan masyarakat lainnya.


“Kami juga memohon maaf jika dalam penyelengaraan ini belum maksimal, dan akan menjadi catatan kami untuk perbaikan di masa yang akan datang, serta juga tanda terima kasih kami dari alumni untuk masyarakat khususnya di Provinsi Sumatera Barat, serta secara khusus untuk masyarakat di Kabupaten Agam, Kabupaten Pasaman, Kabupaten 50 Kota, dan Kabupaten Sijunjung,” jelasnya.


Rafdianal Rusli berharap, pada Idul Adha tahun depan, seluruh kota dan kabupaten di Sumatera Barat, dapat menerima program sebar qurban bersama TPK IASMA Negeri 1 Landbouw Bukittinggi.


Sementara itu, Bupati Agam, Andri Warman, yang juga Alumni SMA Negeri 1 Bukittinggi Angkatan ’81, menyambut baik kegiatan yang sudah menjadi agenda rutin alumni ini dan momen tahun ini sudah yang ke 13 kalinya terlaksana.


Menurutnya, masih ada sebagian masyarakat yang tidak menikmati daging kurban, dan dengan adanya tebar hewan kurban itu, diharapkan mereka mendapatkan haknya menikmati daging kurban bersama keluarga.


“Merosotnya perekonomian masyarakat saat ini, menjadi salah satu faktor semakin rendahnya konsumsi masyarakat, terutama masyarakat di kalangan menengah ke bawah, belum lagi mahalnya harga daging sapi di pasaran. Maka dari itu dengan adanya tebar hewan pada hari raya Idul Adha ini, paling tidak dapat memenuhi kebutuhan mereka,” ujarnya.



Ketua IASMA 1 Negeri 1 Bukittinggi Sumatera Barat, angkatan ’81 Marlina, mengatakan, secara keseluruhan pelaksanaan sebar hewan qurban tahun ini berjalan lancar, mulai dari pengadaan hewan hingga proses pendistribusiannya ke lokai yang dituju.


“Kami salut dengan kinerja TPK IASMA Negeri 1 Landbouw Bukittinggi, yang sudah sangat maksimal bekerja, mewaqafkan waktunya, mengurus pengiriman hewan qurban ini. Semoga Allah SWT membalasnya dengan pahala yang berlipat ganda,” terangnya.


Marlina menambahkan, aksi tebar hewan kurban ini merupakan kegiatan sosial dan bentuk motivasi bagi seluruh alumni SMA Negeri 1 Bukittinggi lintas angkatan untuk ikut berpartisipasi, dan sebagai perwakilan sebagian diantara alumni ikut menjadi saksi di lokasi penyembelihan hewan qurban tersebut.


Pada kesempatan yang sama Ketua TPK IASMA Negeri 1 Landbouw Bukittinggi dari angkatan ’88, Benni Fitraza menuturkan, kegiatan tebar hewan kurban ke daerah terpencil ini ini adalah untuk yang ke 13 kalinya, dengan donator seluruh alumni yang dengan sukarela menyisihkan pendapatan mereka bagi mereka yang membutuhkan.


“Sapi yang disebar tahun ini ada 35 ekor, yang didistribusikan ke Kabupaten Agam sebanyak 8 Sapi, Kabupaten Sijunjuang 10 ekor, di Kabupaten 50 Kota 3 ekor, dan di Kabupaten Pasaman 14 ekor sapi,” sebutnya.


Menurut Benni Fitraza, sebelum sapi kurban ini di tebar sebelumnya dibentuk tim survey lapangan yang mendata masing-masing daerah, dan pada umunya masyarakat di daerah itu hidup dalam keterbatasan ekonomi, sehingga layak untuk dibantu dengan menebarkan hewan kurban di daerahnya.


“Mekanisme penentuan titik lokasi tebar hewan kurban ini dilakukan dengan tujuan agar pendistribusiannya tepat sasaran, sehingga makna tebar hewan kurban benar-benar dirasakan seluruh masyarakat Kabupaten Agam, Kabupaten 50 Kota, Kabupaten Pasaman, dan Kabupaten Sijunjung, yang memang sangat membutuhkan,” tuturnya.


Ketua Pelaksana sebar hewan qurban TPK IASMA Negeri 1 Landbouw Bukittinggi, Romi Mayka dari angkatan ’93, menyebutkan, sistem penjaringan hewan qurban dengan memanfaatkan tenaga suplier atau pengelola hewan ternak, yang disesuaikan dengan aturan dan kebutuhan, serta dari hasil pemilihan hewan yang dilaksanakan tidak ditemukan sapi yang dalam kondisi sakit, sehingga layak untuk disebarkan pada daerah yang telah dipilih sesuai kriteria.



Menurut Romi, mekanisme penentuan daerah lokasi pembagian, bertujuan agar pendistribusian hewan qurban tepat sasaran, sehingga makna sebar hewan kurban benar-benar dirasakan seluruh masyarakat di Kabupaten Agam, Kabupaten Limapuluh Kota, Kabupaten Pasaman, dan Kabupaten Sijunjung, yang memang sangat membutuhkan.


“Kita sadar sekali bahwa saat ini situasi perekonomian semakin sulit, akibat pandemi Covid-19. Dengan bantuan IASMA saat hari raya Idul Adha ini, paling tidak dapat membantu kebutuhan mereka,” ulasnya.


Romi Mayka menambahkan, TPK IASMA Negeri 1 Landbouw Bukittinggi menghaturkan rasa terima kasih pada seluruh alumni yang turut berpartisipasi menyumbahkan rezki melalui sapi qurban yang telah didistribusikan, dan diharapkan tahun depan kegiatan ini terus berjalan, tentunya dengan jumlah sapi kurban yang lebih banyak dari tahun ini.


Sekretaris pelaksana sebar hewan qurban Nova Srianti dari angkatan ’93 menyebutkan, TPK IASMA Negeri 1 Bukittinggi adalah tim, bukan sarana untuk menonjolkan diri, walaupun tidak disebutkan namanya satu persatu mereka tetap bekerja dengan sungguh sungguh, efektif dan efisien.


Humas TPK IASMA Negeri 1 Landbouw Bukittinggi, Erna Yenti, dari angkatan 92 mengungkapkan, TPK sudah terbentuk sejak 2009, sudah “kenyang” dengan pengalaman dan permasalahan, tim yang sudah jatuh bangun, yang membuat TPK IASMA Negeri 1 Bukittinggi semakin kuat dan kompak. Tak perlu banyak bicara cukup tunjukan saja hasil kerja.


“Selesai sudah tugas dan kerja tim sebar hewan qurban TPK IASMA Negeri 1 Landbouw Bukittinggi tahun 2021, kita bersyukur kepada Allah SWT atas segala kemudahan kelancaran jalannya penyebaran hewan qurban pada empat Kabupaten di di Sumatera Barat,” ulasnya.


IASMA 1 Ladbouw Bukittinggi mengucapkan kepada seluruh tim yan terlibat memfasilitasi ibadah qurban dengan berbagai kemudahan, sehingga terciptanya kelancaran kegiatan rutin tahunan ini.


“Kepada seluruh alumni lintas angkatan, TPK IASMA Negeri 1 Landbouw Bukittinggi menghaturkan maaf atas segala khilaf dan janggal, semoga Allah SWT selalu memberi kesehatan dan rezki untuk tim sebar hewan qurban semuanya,” jelas Erna Yenti. ( Ulya / Tim )

0 Post a Comment:

Posting Komentar

Selamat datang di Website www.sumbarnet.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred: Firma Ragnius