PPKM Darurat Covid-19, UKW PWI Bukittinggi Terpaksa Diundur



SUMBARNET.COM - Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sumatera Barat Heranof Firdaus Amriel, menyampaikan agar calon pesera Uji Kompensi Wartawan (UKW) PWI Bukittinggi mempersiapkan diri sejak dini.


"Latih diri anda, tulis dan menulislah terus, meski tulisan itu, anda nyatakan benar dan betul, tidak ada salahnya dikonsultasikan lagi dengan senior-senior Jurnalis di Bukittinggi," kata Heranof.


Hal ini disampaikannya dihadapan 24 orang wartawan peserta UKW muda dari PWI Bukittinggi, di Belakang Balok, pada Sabtu (10/7).


Kehadiran ketua PWI Sumbar disekretariat PWI Bukittinggi, selain didampingi Sekretaris PWI Sumbar Widya Nafis, Ketua Bidang Organisasi Eko Yance Edri, Koordinator UKW Syawir Pribadi dan mantan wartawan senior RRI Rafles Rajo Endah disekretariat PWI Bukittinggi, meninjuau kesiapan PWI Bukittinggi penyelenggarakan UKW, sekaligus memotivasi para peserta.


"Saya berharap semua peserta yang ambil bagian sebagai peserta UKW agar memanfaatkan moment ini sebaik mungkin", ucap Heranof.


Meski rencananya uji peningkatan kompetensi wartawan itu akan dilaksanakan selama dua hari tanggal 28-29 dan 30 Juli 2021 mendatang, namun karena Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat Covid 19, bisa jadi pelaksanaanya akan di undur selama dua pekan dari perencanaan.


"Kalau PPKM darurat berakir tanggal 20 Juli 2021, artinya UKW itu bisa jadi akan diselenggarakan tanggal 3- 4 Agustus 2021. Kita berharap musibah ini cepat belalu", harap Heranof.


Nada yang sama juga disampaikan Koordinator UKW Syawir Pribadi. "Bila musibah PPKM pandemi Covid 19 cepat berlalu, direncanakan akan dilakukan pra UKW," katanya.


Hal itu kita maksudkan agar lebih memberi pemahanan bagi peserta. Sebab biaya  itu sendiri dibantu oleh Pemerintah kota Bukittinggi, melalui Dana Hibah.


"Dana hibah dari Pemko Bukittinggi itu harus dipertanggung jawabkan", timpal Ketua PWI Sumbar. Untuk itu kita berharap semua peserta UKW dari PWI Bukittinggi sukses.


Sementara ketua PWI Bukittinggi Haji Anasrul, berharap agar peserta dapat memanfaatkan moment UKW itu sebaik mungkin. 


Dalam paparanya, Haji Anasrul menyatakan biaya UKW itu bersumber dari dana hibah dari Pemerintah Kota Bukittinggi sebanyak Rp. 100 juta, untuk 30 orang peserta yang terdiri dari 24 orang anggota mufa dan 5 orang peserta Utama, dan dana itu kita terima pertengahan Juni 2021 bulan lalu.


Namun pihaknya sampai kini belum melihat ada kepastian 4 orang calon anggota Utama dari Sumatera Selatan, yang akan mengikuti UKW Bukittinggi.


" Saya melihatnya dari segi administrasi persyaratan. Sebab mengutip Ketua PWI Sumbar Heranog, untuk mendapatkan sertifikat Utama itu harus diperoleh secara berjenjang. Minimal mereka sudah mengantongi sertifikat Media paling kurang selama 2 tahun. Namun kami masih berharap peserta Utama itu bisa ambil bagian pada UKW yang diselenggarakan PWI Bukittinggi," ujarnya. (Nia/asroel bb)

0 Post a Comment:

Posting Komentar

Selamat datang di Website www.sumbarnet.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred: Firma Ragnius